Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/01/2023, 15:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kijang Kapsul menjadi mobil generasi keempat dari Toyota Kijang yang muncul sejak 1997 hingga 2004.

Meski terbilang lawas, mobil ini masih menjadi incaran oleh sebagian pehobi otomotif lantaran memiliki mesin yang tangguh, kabin yang lapang, hingga desain yang dianggap timeless.

Ada banyak varian yang ditawarkan dengan dua pilihan sasis yakni Short wheelbase dan Long wheelbase, mulai dari SX, LX, SSX, LSX, SGX, LGX, hingga Kijang Krista.

Baca juga: Perbedaan Varian Toyota Kijang Kapsul, Mulai SX Sampai Krista

Selain itu, ada juga pilihan mesin bensin 1.800 cc dan 2.000 cc sistem kaburator dan bensin, juga varian diesel bermesin 2.400 cc.

Bagi Anda yang ingin meminang Toyota Kijang Kapsul bekas, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi mengatakan, salah satu yang harus dicek sebelum membeli adalah memperhatikan kondisi interior dari mobil itu sendiri.

Toyota Kijang jadi pilihan menarik mobil bekas Rp 50 jutaanDicky Aditya Wijaya Toyota Kijang jadi pilihan menarik mobil bekas Rp 50 jutaan

“Lebih penting sebelum membeli lihat interiornya dulu, karena perbaikan dari sisi interior itu lebih mahal dibandingkan eskterior. Misalnya kisi ac nya rusak, belum tentu suku cadangnya masih ada. Kalau eksterior bisa ke body repair, lebih mudah diperbaiki,” ucap Didi saat dihubungi Kompas.com, Senin (9/1/2023).

Sementara untuk jantung pacu, menurut Didi, Kijang Kapsul lawas cukup bandel dan jarang terkena masalah, terutama untuk varian bensin. Namun, untuk mesin diesel ada beberapa hal yang harus diwasapadai.

“Kijang Kapsul itu kan ada dua tipe yang bensin dan yang diesel, dieselnya itu kan tipe nya L, masih diesel model kuno, belum common rail. Jadi harus di cek beberapa komponen penting seperti supplypump, inejctor dan lainnya,” kata dia.

Hal tersebut bisa ditandai dengan suara aneh di mesin, atau gas buang yang keluar dari knalpot berwarna putih atau hitam pekat. Jika ciri-ciri seperti ini terlihat, maka perlu diwaspadai kondisi mesin diesel tersebut.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.