Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/12/2022, 16:31 WIB
Stanly Ravel

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai mobil yang sudah menjadi legenda di Indonesia, Toyota Kijang kembali membuat sejarah baru dengan hadirnya generasi ketujuh All New Kijang Innova Zenix Hybrid EV.

Mobil yang meluncur pada 21 November 2022 ini, menyuguhkan perubahan besar-besaran. Tak hanya dari desain, tapi juga performa, fitur, platform sampai teknologi ramah lingkungan yang mengikuti perkembangan zaman.

Rombakan total juga mengarah pada sisi konsep yang bergeser ke multi-purpose crossover. Hal ini bisa dilihat dari visualnya yang kini lebih berisi.

Hideki Mizuma, Chief Engineer All New Kijang Innova Zenix EV mengatakan, tujuan pergeseran konsep tersebut dilakukan untuk mengembangkan crossover serbaguna dengan kelapangan dan kegunaan sebuah minivan yang dicintai keluarga milenial dengan nilai-nilai global.

Baca juga: Toyota Innova Zenix Siap Dikirim ke 50 Negara di Dunia

"Mewarisi DNA mobil yang telah lama digandrungi masyarakat dan telah mengalami berbagai penyempurnaan, All New Kijang Innova Zenix telah menjadi sebuah mobil untuk era baru," ucap Mizuma saat peluncurannya beberapa waktu lalu.

Generasi ke-7 Toyota Kijang Innova, yakni Zenix resmi meluncur. KOMPAS.com/Ninda Generasi ke-7 Toyota Kijang Innova, yakni Zenix resmi meluncur.

Sejarah Kijang tak bisa dipisahkan dari program Kendaraan Bermotor Niaga Serbaguna (KBNS) pada 1970-an, yang kemudian direalisasikan melalui project basic utility vehicle (BUV) pada 1977 dengan kelahiran generasi pertama yang kerap disebut sebagai Kijang Buaya.

Kini, Toyota Kijang Innoa Zenix EV mengalami transformasi besar-besaran. Tak sekadar membuat mobil legenda ini naik kelas, tapi juga menawarkan level baru dari sebuah mobil keluarga yang ramah lingkungan.

Hal ini juga tak lepas dari tuntutan tren di dunia otomotif yang ramai berkiblat pada kendaraan ramah lingkungan, irit bahan bakar, dan rendah emisi.

Dibanding generasi sebelumnya, ada banyak ubahan radikal pada Kijang Innova Zenix Hybrid EV. Bahkan beberapa merupakan fitur-fitur modern yang untuk pertamakalinya digunakan pada mobil yang sudah hadir sejak 1970-an tersebut.

Mesin

Innova Zenix Hybrid EV dibekali mesin TNGA 2.0L berkode M20A-FXS yang mampu memproduksi tenaga 152 Ps atau 149 tk pada 6.600 rpm dan torsi 19,1 Kgm atau 197,3 Nm pada 4.500-4.900 rpm.

Mesin bensin konvensionalnya diperkuat motor listrik berdaya 113 Ps atau 111 tk dan torsi 205 Nm, sehingga kolaborasi keduanya menghasilkan tenaga hingga 186 PS atau setara 183 tk pada sistem.

Baca juga: Jangan Salah Paham, Innova Zenix Hybrid Tidak Bisa Berjalan Tanpa BBM

Toyota Kijang Innova Zenix HybridDok. TAM Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

Peningkatan power output yang dihasilkan cukup signifikan dibanding versi bensin pada generasi sebelumnya. Sementara downsized transaxle sebagai penyalur tenaga ke roda depan, ikut ditingkatkan kinerjanya untuk menyediakan efisiensi terbaik dan lebih senyap ketika beroperasi.

Tak hanya itu, guna menghadirkan ever-better cars yang dapat mewujudkan mobilitas ramah lingkungan, Toyota menyematkan teknologi Toyota Hybrid System generasi ke-5 pada All New Kijang Innova Zenix Hybrid EV.

Adanya sistem baru ini mampu mengoptimalkan kontrol produksi tenaga pada motor bakar dan motor listrik, sehingga menghasilkan performa yang superior, efisiensi yang lebih baik, serta rendah emisi gas buang.

Untuk baterai yang digunakan adalah hybrid Ni-MH (Nickel–metal hydride) yang dikemas dalam paket compact dan disimpan di bawah kedua jok depan tanpa mengurangi ruang area kabin.

Proses perakitan baterai pada mobil terbaru Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di pabrik TMMIN, Karawang, Jawa Barat.Toyota/TMMIN Proses perakitan baterai pada mobil terbaru Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di pabrik TMMIN, Karawang, Jawa Barat.

Ada alasan kenapa tak menggunkan lithium. Menurut Mizuma, pemilihan nikel dibanding litium karena faktor suhu yang mayoritas di Indonesia cukup panas. Dari penelitian yang dilakukan, diklaim nikel paling cocok lantaran punya ketahanan yang cukup kuat di kondisi yang sangat panas.

Front Wheel Drive

Penggunaan platform Toyota New Generation Architecture (TNGA: GA-C) pada generasi ketujuh ini juga merubah struktur keseluruhan dari awalnya ladder frame menjadi monokok.

Tak sampai itu, sistem penggerak roda juga akhirnya berubah, dari awalnya gerak belakang, kini menjadi front wheel drive (FWD) alias gerak depan menyusul All New Avanza dan Veloz.

Transmisi CVT

Untuk pertama kalinya Innova menggunakan sistem transmisi CVT K120 meninggalkan AT konvensional.

Baca juga: Evolusi Toyota Kijang, Fakta dan Sejarah Baru Innova Zenix Hybrid


Tak tanggung-tanggung, terdapat mode sequential shiftmatic 10 kecepatan yang memungkinkan perpindahan gigi dioperasikan secara manual dan ditambah mode berkendara Eco, Normal, Power, dan EV.

Toyota Safety Sense

All New Kijang Innova Zenix juga dilengkapi teknologi keselamatan Toyota Safety Sense 3 (TSS 3.0). TSS 3.0 ini terdiri dari Pre-Collision System (PCS), Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), Lane Departure Alert (LDA) & Lane Tracing Assist (LTA), serta Automatic High Beam (AHB).

Panoramic Roof

Untuk pertama kalinya juga dalam sejarah Toyota melengkapi Innova dengan panoramic retractable roof yang memberikan kenyamanan lebih dan kesan lapang bagi penumpangnya.

All New Kijang Innova Zenix HybridKOMPAS.com/OTOMOTIF All New Kijang Innova Zenix Hybrid

Dengan hadirnya generasi ketujuh, Kijang Innova kembali meneruskan tonggak sejarah dengan sajian baru mengikuti perkembangan zaman. Eksistensi pun tak hanya untuk pasar dalam negeri saja, tapi juga mancanegara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com