Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Toyota Klaim Siapkan Tim Khusus Kelola Limbah Baterai Mobil Listrik

Kompas.com - 12/11/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Soal polusi udara, mesin-mesin mobil konvensional saat ini sedang diguncang dengan mobil listrik. Namun dalam jangka panjang, mobil listrik juga punya masalah lain, yaitu limbah baterai yang kemungkinan juga bakal berdampak pada lingkungan.

Selaku agen pemegang merek otomotif yang mulai memasarkan mobil listrik, Toyota telah mempertimbangkan terkait limbah baterai.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengaku, TAM dan Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah membentuk satu tim khusus yang akan menangani limbah baterai.

Baca juga: Alasan Toyota Hanya Menjual Satu Varian bZ4X di Indonesia

“Ini sudah menjadi pertimbangan dan persiapan dari kami. Jadi TAM dan TMMIN sudah membentuk satu tim khusus yang akan menangani limbah baterai,” ucap Henry, di sela-sela peluncuran Toyota bZ4X, Kamis (10/11/2022).

Toyota C-HR Hybrid 2022KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Toyota C-HR Hybrid 2022

Henry melanjutkan, sebelumnya bicara soal kendaraan Battery Electric Vehicle (BEV), Toyota sebelumnya sudah menjual mobil hybrid yang jumlahnya mencapai ribuan. Jadi persoalan limbah baterai tentu bukan menjadi hal yang baru bagi Toyota.

“Kita sangat konsen terhadap limbah baterai ini di mana sebelum kita bicara soal BEV, kita sudah menjual banyak Hybrid sekitar 7.000 unit jadi limbahnya tentu sudah ada dan limbah ini sudah kita diskusikan bagaimana penanganannya,” kata dia.

“Pastinya penanganannya berbeda-beda setiap level, jadi ketika masih sedikit penanganannya akan seperti apa ketika jumlahnya bertambah, sampai istilahnya 3R (Reduce, Reuse, Recycle) ini tercapai mungkin bisa level ekonomi atau volume tertentu. Pastinya ini sudah menjadi pertimbangan dan persiapan dari tim kami,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Toyota baru saja meluncurkan mobil listrik murni pertamanya yakni bZ4X. Mobil ini dibekali dengan baterai lithium-ion 335 Volt dengan kapasitas 71,4 kWh yang mampu menghasilkan tenaga 244 hp dan torsi 266 Nm.

Baca juga: Persiapan SPKLU untuk KTT G20 Diklaim Sudah 100 Persen

Toyota bZ4X bisa menempuh jarak 500 km dalam sekali pengecasan. Sementara untuk waktu pengecasan mobil menggunakan DC (fast charging) ini membutuhkan waktu 30 menit dari posisi kosong hingga 80 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.