Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Alasan Honda Indonesia Mulai Era Elektrifikasi dengan Produk Hybrid

Kompas.com - 10/11/2022, 18:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) memastikan bakal memasuki era elektrifikasi di Indonesia mulai tahun depan dengan memperkenalkan produk hibrida atau hybrid.

Alasannya, sebagaimana dikatakan Senior Vice President HPM Benawati Abas, karena perseroan butuh transisi untuk menuju ke kendaraan ramah lingkungan. Sebab apabila langsung beralih ke kendaraan listrik murni, risikonya besar.

"Untuk saat ini pertama kami akan menjembatani dengan membuat planning untuk hybrid yang pertama kali akan diperkenalkan di tahun 2023, tahun depan. Selanjutnya kami akan mendalami juga Battery Electric Vehicle (BEV)," kata dia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR RI pada Rabu (8/11/2022).

Baca juga: Simak Spesifikasi Mobil Listrik Toyota bZ4X

Test drive Honda CR-V e:HEV alias CR-V HybridKompas.com/Adityo Test drive Honda CR-V e:HEV alias CR-V Hybrid

“Kalau seandanya kita dari Honda langsung ke BEV, maka banyak supplier kami akan tutup dan banyak sekali pengangguran,” lanjut Benawati.

Diungkapkannya, saat ini sudah ada sebanyak 180 pemasok Honda yang ada di dalam negeri. Dari jumlah tersebut, 65 pemasok di antaranya merupakan pemasok komponen mesin.

Sehingga apabila perseroan memutuskan untuk langsung menuju kendaraan listrik murni atau BEV, otomatis akan terjadi gejolak besar terhadap pemasok dimaksud karena tidak terpakai.

Di samping itu, komponen pengganti mesin yaitu baterai dan motor listrik pada kendaraan listrik murni butuh investasi yang besar. Apalagi Indonesia belum ada pemasoknya di Indonesia sehingga pembangunan akan dari awal lagi.

Baca juga: Luhut Pastikan Produksi Baterai Kendaraan Listrik Nasional Mulai 2024

Test drive Honda CR-V e:HEV alias CR-V HybridKompas.com/Adityo Test drive Honda CR-V e:HEV alias CR-V Hybrid

Namun mengenai lini produk kendaraan hybrid Honda yang akan diluncurkan ke pasar dalam negeri tahun depan, belum diungkapkan Benawati.

Hanya saja bila mengacu mobil yang sudah dikenalkan belum lama ini dalam pameran Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, kemungkinan besar ialah Honda Accord Hybrid dan Honda CR-V Hybrid.

"Hybrid kita anggap sebagai pendorong utama elektrifikasi karena ada baterai dan mesin. Jadi sebagai transisi atau jembatan menuju full elektrifikasi dan hybrid sebagai opsi sampai seluruh varian sudah BEV," ujar Yusak Billy, Sales Marketing & Business Innovation Director PT HPM dalam kesempatan terpisah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.