Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/11/2022, 16:43 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi mengumumkan strategi dan peta jalan motor listrik di Indonesia hingga tahun 2030 mendatang.

Rencananya, akan ada tujuh model kendaraan listrik dari AHM yang terbagi menjadi dua, yakni jenis moped listrik dan sepeda motor listrik.

Kendaraan listrik ini akan dihadirkan secara bertahap hingga tahun 2030 dengan target penjualan hingga satu juta unit secara global.

Baca juga: Mengenal Ragam Pelat Nomor Khusus RF dan Peruntukannya

Deretan motor listrik Honda di IMOS 2022KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Deretan motor listrik Honda di IMOS 2022

“Sejalan dengan ini kami akan melengkapinya dengan menyiapkan investasi baru untuk menciptakan line produksi di Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT AHM Keiichi Yasuda di Jakarta (2/11/2022).

“Sekaligus bertahap meningkatkan kandungan lokal pada motor listrik kami, serta kolaborasi dengan pemasok komponen lokal dan UMKM manufaktur,” kata dia.

Menurutnya, pengembangan sepeda motor listrik Honda mengedepankan kualitas dan durabilitas yang baik, seperti sepeda motor konvensional Honda lainnya.

Baca juga: Rasa Berkendara Motor Listrik Honda U-GO

Kabarnya, pabrikan berlogo sayap mengepak itu akan memasarkan dua motor listrik mulai tahun 2023, kemudian disusul dua model motor listrik lainnya pada tahun 2024.

“Jadi kita 2 unit di 2023, 2 unit di 2024, dan nanti 3 unit setelah 2024. Bertahap, kita lihat dulu selama 3 tahun ini penerimaannya seperti apa,” ucap Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran PT AHM, pada kesempatan yang sama.

Thomas menambahkan, dalam pameran ini pihaknya ingin menunjukkan bahwa secara global, Honda sudah siap dengan teknologi elektrifikasi.

"Kita akan apply teknologinya, teknologinya akan diaplikasikan pada produk yang akan meluncur tahun depan," kata Thomas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.