Kompas.com - 30/10/2022, 08:21 WIB
|

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - PT Surayaraya Rubberindo Industries mengadakan acara kumpul pemotor dengan nama FDR Day 2022 pada hari ini, Sabtu (29/10/2022). Ini merupakan acara ketiga kalinya FDR mengadakan acara bersama para komunitas motor.

Acara kumpul pemotor pada hari ini tidak hanya sekadar acara senang-senang saja karena ada kegiatan sosial yang dilakukan sesuai dengan nilai-nilai FDR Riding Culture yang pernah dideklarasikan bersama.

Direktur Marketing PT Surayaraya Rubberindo Industries selaku produsen ban FDR Anang Nilanto, mengatakan ada tiga nilai yang diusung FDR dalam berkendara.

Baca juga: Ribuan Pemotor Ramaikan FDR Day Yogyakarta

Serah terima mesin pengelola sampah dari FDRKompas.com/Erwin Setiawan Serah terima mesin pengelola sampah dari FDR

“Ada tiga nilai yang diusung dalam FDR Riding Culture, yaitu Safe, Care dan Respect atau keselamatan, kepedulian dan saling menghormati,” ucap Anang pada acara FDR Day 2019.

Pada FDR Day yang diselenggarakan di Tebing Breksi kali ini, nilai-nilai yang sama juga diterapkan dalam beberapa kegiatan peduli lingkungan yang difokuskan pada pengelolaan sampah.

“Masih dalam semangat memperingati Sumpah Pemuda, kita ingin mengajak anak muda yang hadir hari ini tidak hanya ngomong saja tapi ikut melakukan aksi nyata,” ucap Anang.

Baca juga: FDR Siap Perluas Ekspor Ban Motor di Asia Tenggara

Mesin pengolah sampah untuk wisata Tubing BreksiKompas.com/Erwin Setiawan Mesin pengolah sampah untuk wisata Tubing Breksi

Corporate Social Responsibility FDR Taufik Nugraha, mengatakan FDR Day dimulai dengan kegiatan city rolling bersama 100 pengendara motor dari berbagai klub motor bebek, matik dan sport dari Malioboro menuju Tebing Breksi.

Kemudian para anggota klub motor tersebut bisa belajar dari beberapa perbaikan yang dilakukan dengan dukungan dari FDR terkait pengelolaan sampah di Tebing Breksi.

“Kami harap kegiatan ini bisa mengajak teman-teman bikers untuk tidak hanya membuang sampah pada tempatnya tapi juga memulai kebiasaan untuk memilah sampah,” ucap Anang.

Baca juga: FDR Kembangkan Ban Khusus buat Motor Listrik

Berdasarkan informasi dari pengelola desa wisata Tebing Breksi dan Dinas Lingkungan Hidup kota Sleman pengelolaan sampah jadi masalah yang cukup membebani.

Oleh karena itu FDR menyediakan 15 tempat sampah yang terbagi dua untuk sampah organik dan anorganik.

Anang juga menjelaskan FDR juga menyiapkan satu mesin pembakar sampah residu dan dua unit mesin pencacah sampah.

“Tim engineering dari FDR khusus membuat mesin pencacah sampah ini setelah kami mendengar bahwa sampah menjadi salah satu masalah besar yang dihadapi di tempat wisata Tebing Breksi. Kami harap mesin ini bisa menjadi salah satu solusi untuk masalah tersebut,” ucap Anang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.