Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Operasi Simpatik Bakal Digelar, Tidak Ada Tilang Langsung di Lapangan

Kompas.com - 24/10/2022, 16:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Korlantas Polri akan menggelar Operasi Simpatik pada 2-3 bulan ke depan dengan mengedepankan penindakan edukasi dan tanpa tilang manual atau secara langsung di lapangan.

Langkah tersebut diambil, melanjutkan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Surat Telegram Nomor: ST/2264/X/HUM. 3.4.5./2022, yang menyatakan Korlantas dilarang melakukan tilang manual.

Penindakan di lapangan diinstruksikan mengandalkan tilang elektronik alias electronic traffic law enforcement (ETLE) secara statis dan mobile, yang kini jumlahnya sudah ribuan unit.

Baca juga: Hasil Uji Emisi Kendaraan Bermotor Ada Masa Berlakunya

Ruang kontrol kamera ETLE di Polda Bangka Belitung, Sabtu (26/3/2022).KOMPAS.com/HERU DAHNUR Ruang kontrol kamera ETLE di Polda Bangka Belitung, Sabtu (26/3/2022).

Direktur Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Polri Brigadir Jenderal Aan Suhanan menjelaskan instruksi tersebut harus dipahami dengan dua prinsip penegakan hukum, yaitu projustitia dan nonjustitia.

Projustitia yang dimaksud penindakan berupa tilang, proses ke pengadilan hingga keputusan vonis dan pembayaran denda.

Sedangkan nonjustitia dikatakan tak sampai ke pengadilan melainkan berupa edukasi dan teguran untuk memberi efek jera.

"Sesuai arahan Kapolri kami akan melakukan operasi simpatik dua atau tiga bulan ke depan, sampai Nataru (Natal dan Tahun Baru), penegakkan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas ini tidak berhenti kita tetap lakukan dengan memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat," katanya seperti distat situs resmi NTMC Polri, Senin (24/10/2022).

"Tujuannya, supaya masyarakat peduli terhadap keselamatan dirinya sendiri maupun orang lain," lanjut dia.

Baca juga: Ketahui Langkah-langkah Membayar Denda Tilang Elektronik

Ilustrasi ETLE Mobiledok.PoldaMetroJaya Ilustrasi ETLE Mobile

Aan juga menekankan kepada seluruh jajaran Korlantas mengikuti arahan Kapolri terkait larangan tilang manual. Pihaknya pun diakui saat ini tengah memaksimalkan penegakan hukum berbasis IT.

Adapun ketersediaan kameran ETLE sekarang, secara keseluruhan sudah terdapat 280 lebih kamera statis di seluruh Indonesia dan 800 lebih kamera mobile yang berbasis hand held.

"Kemudian ada 50 ETLE mobile yang menggunakan mobil bergerak," kata Aan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.