Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/10/2022, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil hybrid atau hybrid electric vehicle (HEV) menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin mencoba beralih ke kendaraan listrik dengan modal yang lebih terbatas.

Harga mobil hybrid bisa dibilang lebih rendah jika dibandingkan dengan mobil listrik murni. Beberapa pilihan mobil listrik yang tersedia di Indonesia saat ini harganya masih ada di kisaran Rp 600 jutaan ke atas, seperti Hyundai Ioniq 5, Nissan Leaf, MINI Electric, hingga Tesla.

Salah satu pilihan mobil listrik yang harganya masih ada di kisaran Rp 200 jutaan adalah Wuling Air ev.

Baca juga: Toyota Innova Hybrid Akan Ada Versi Logo Suzuki

Namun bagi yang memiliki modal terbatas namun ingin mencoba beralih dan merasakan sensasi berkendara kendaraan listrik, bisa coba mempertimbangkan untuk membeli mobil hybrid.

Pada mobil hybrid, penggunanya masih tetap harus mengisi bensin layaknya mobil konvensional. Namun, konsumsi bahan bakarnya diklaim lebih irit karena kerjanya dibantu oleh motor listrik pada mobil.

Berbeda dengan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dan mobil listrik, mobil hybrid tidak bisa diisi dayanya dengan melalui power outlet

Toyota C-HR Hybrid 2022KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Toyota C-HR Hybrid 2022

Mobil hybrid sendiri terbagi lagi menjadi mild hybrid dan full hybrid. Pada mobil mild hybrid, baterai dan motor listrik bekerja untuk memberi daya kepada mobil dan bisa membuat mesin mobil mati saat dalam keadaan berhenti, seperti di persimpangan lampu merah atau stop-n-go.

Sedangkan mobil full hybrid memiliki ukuran bateri yang lebih besar serta motor listrik yang lebih bertenaga. Dari segi harga, mobil jenis ini memang lebih mahal jika dibandingkan dengan mild hybrid.

Baca juga: Cerita Pemilik Hyundai Creta Kerap Mengadat, Tidak Mau Distarter

Namun secara keseluruhan, fungsi dan cara kerja keduanya hampir sama. Yang membedakan hanyalah kapasitas baterai yang disematkan pada mobil tersebut.

Bagi yang ingin mencoba untuk membeli mobil hybrid bisa mempertimbangkan untuk membeli unit bekasnya. Saat ini, ada sejumlah mobil hybrid yang bisa dengan mudah ditemukan di pasaran mobil bekas.

Harganya bervariasi, tergantung dari kondisi mesin dan tahun pemakaiannya. Saat ini, harga bekas mobil hybrid ada di kisaran Rp 200 jutaan sampai dengan Rp 400 jutaan. Misalnya, Toyota C-HR bekas ada yang ditawarkan di angka Rp 370 jutaan. Jika dibandingkan, harga unit barunya adalah Rp 580 jutaan.

Nissan Kicks e-Power, meluncur di IndonesiaKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Nissan Kicks e-Power, meluncur di Indonesia

Berdasarkan pantauan Kompas.com di sejumlah bursa mobil bekas daring pada Sabtu (22/10/2022), berikut ini adalah daftar pilihan mobil hybrid bekas:

  • Suzuki Ertiga Hybrid 1.4 GL matik tahun 2020, Rp 190 jutaan
  • Nissan Kicks e-Power 1.2 matik tahun 2020, harga Rp 370 jutaan
  • Toyota C-HR Hybrid matik tahun 2019, harga Rp 450 jutaan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.