Kompas.com - 30/09/2022, 19:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Perlahan tapi pasti stok mobil hybrid bekas mulai meramaikan showroom-showroom di berbagai kota besar. Salah satu penyebabnya, yaitu kebijakan percepatan kendaraan elektrifikasi yang turut mendorong pergerakan mobil hybrid di pasar mobil bekas.

Secara model, pilihan mobil hybrid bekas memang masih didominasi merek Toyota. Seperti Camry, Prius, selain itu ada juga C-HR Hybrid hingga Corolla Cross Hybrid.

Adapun dari merek lain seperti Honda CR-Z, Nissan X-Trail Hybrid, hingga Mitsubishi Outlander PHEV.

Baca juga: Tahun Depan BPKB Berubah Jadi Seperti Paspor

Honda CR-Z hasil rumah modifkasi Mugen yang dijual hanya 300 unitKompasOtomotif - AFH Honda CR-Z hasil rumah modifkasi Mugen yang dijual hanya 300 unit

Tri Bayu Januar, Head of Sales & Marketing Division PT Serasi Mitra Mobil (Mobil88), mengatakan, pada dasarnya menjual mobil hybrid sama seperti menjual mobil segmen luxury. Artinya punya pasar tersendiri dengan segmentasi menengah ke atas.

Mobil hybrid sebetulnya saat ini memang di mobil bekas cukup naik trennya, karena di mobil baru kan sudah mulai banyak,” ujar Bayu, kepada Kompas.com (29/9/2022).

“Kayak Innova pun yang saya dengar akan keluarkan hybrid. Jadi pasti itu akan ikut bertumbuh di mobil bekas, terkait dengan segmen tersebut,” kata dia.

Baca juga: Motor Listrik Murah United Siap Meluncur Tahun Depan

Meski begitu, tak bisa dipungkiri mayoritas mobil bekas yang banyak dipilih konsumen adalah model-model lebih murah.

Namun demikian dengan naiknya harga BBM subsidi dan non subsidi, tren permintaan mobil hybrid bekas diprediksi bakal meningkat.

Concern-nya di konsumen mobil bekas, mereka itu lebih pilih yang ekonomis, yang perawatannya enggak susah, yang harga spare part-nya enggak mahal,” ucap Bayu.

“Apalagi dengan harga BBM yang naik, maka sebenarnya opsi hybrid ini jadi kayak alternatif. Electric car kan juga mulai naik nih, cuma mungkin orang-orang masih belum punya experience terkait electric car. Tapi mungkin dengan hybrid, ya opsi itu masih terbuka,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.