Kompas.com - 21/09/2022, 17:21 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pebalap Ducati Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini memiliki peluang untuk menjadi juara dunia.

Bagnaia yang berlomba untuk tim pabrikan Ducati hanya berjarak 10 poin dari Quartararo yang menempati puncak klasemen.

Sementara Enea yang menjadi rider tim satelit Ducati Gresini Racing memiliki selisih 48 poin dari Quartararo.

Biasanya, sebuah tim akan memfavoritkan pebalap dengan peluang juara yang lebih besar dengan cara menerapkan team order. Dalam hal ini, pebalap tersebut adalah Francesco Bagnaia yang memiliki selisih poin lebih kecil dibandingkan dengan Enea.

Baca juga: Aleix Espargaro Optimistis Bisa Curi Gelar Juara Dunia

Namun, adanya isu team order itu dipatahkan pada balapan MotoGP Aragon 2022. Di mana Enea dengan percaya diri menyalip calon rekan setimnya itu.

Menanggapi hal ini, Direktur Olahraga Ducati Paolo Ciabatti mengatakan, pada dasarnya ia tidak menyukai tim order. Namun, bagaimanapun gelar juara dunia merupakan target yang harus diwujudkan.

“Kami tidak suka team order. Tapi kami juga mesti memikirkan skenario juara pebalap,” ujar Ciabatti dikutip dari MotoGP 2022, Rabu (21/9/2022).

Ciabatti mengaku, bahwa pada dasarnya Ducati lebih ingin Bagnaia menang di MotoGP Aragon pekan lalu. Lantaran kemenangan Bagnaia bisa memangkas jarak yang lebih tipis lagi dengan Quartararo menjadi lima poin.

“Apakah 5 poin yang hilang itu akan membebani? Jelas kami berharap tidak, kami lebih memilih Pecco untuk menang, tetapi Enea memiliki balapan yang hebat di lap terakhir. cepat seperti biasa dan dia pantas mendapatkannya,” katanya.

Baca juga: Ini Jenis SIM untuk Pemilik Mobil Listrik

Meski begitu, untuk saat ini Ciabatti cukup senang dengan adanya dua pebalap di podium pertama dan kedua.

Terlebih lagi tim Ducati saat ini sudah mengunci kejuaraan konstruktor. Sementara untuk strategi Ducati ke depan, pihaknya mengaku masih belum menentukan terutama yang berhubungan dengan team order

“Kita lihat nanti apa yang terjadi. Saat ini kami mau merayakan gelar konstruktor dulu," kata Ciabatti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.