Harga BBM Melonjak, tetapi Kendaraan Listrik Masih Mahal

Kompas.com - 08/09/2022, 07:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Mulai Sabtu, 3 September 2022, harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, dan Solar resmi naik di seluruh Indonesia.

Kondisi ini tentunya membuat para pengguna kendaraan bermotor harus menggelontorkan anggaran lebih untuk membeli bahan bakar.

Kendati pamor kendaraan listrik mulai naik, tetapi sampai saat ini hampir semua jenis kendaraan menggunakan BBM mendominasi pasar otomotif nasional.

Baca juga: Modifikasi Lampu Mobil, Jangan Asal Sambung Kabel

Namun, di tengah naiknya harga BBM yang kian yang banyak dikeluarkan oleh masyarakat, kendaraan listrik terus mencari celah untuk mencuri perhatian pasar.

Pengamat otomotif Bebin Djuana mengatakan, meski ada celah untuk promosi di balik fenomena kenaikan BBM, tetapi eksistensi kendaraan listrik masih berbenturan dengan harga.

“Bisa jadi kenaikan harga BBM ini menjadi seperti promosi untuk kendaraan listrik. Masalahnya ketika konsumen terbentur harga yang masih belum terjangkau tentu tidak serta merta menaikkan demand pada mobil listrik,” kata Bebin kepada Kompas.com, Kamis (8/9/2022).

Pengadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Belitung untuk mendukung Development Ministerial Meeting (DMM) G20, 7-9 September 2022.KOMPAS.com/HERU DAHNUR Pengadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Belitung untuk mendukung Development Ministerial Meeting (DMM) G20, 7-9 September 2022.

Harga yang ditawarkan untuk setiap jenis kendaraan listrik masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan kendaraan konvensional. Maka dari itu, kendati BBM naik tidak serta merta orang langsung beralih kepada kendaraan listrik.

Apalagi, jenis kendaraan ini masih tergolong asing bagi masyarakat. Alhasil daya beli masyarakat belum sepenuhnya mengarah untuk membeli kendaraan listrik.

Baca juga: Penjualan Mobil Listrik di GIIAS 2022 Cetak Rekor, Capai 1.594 unit

Untuk mewujudkan program elektrifikasi kendaraan berjalan lancer, Bebin menyarankan agar Pemerintah melakukan langkah untuk menstabilkan ekosistem kendaraan listrik di saat BBM sedang naik.

“Banyak hal yang bisa dilakukan selain pembebasan pajak, bebas masuk tol, bebas parkir, reduksi pajak pendapatan pribadi dan lainnya,” kata Bebin.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.