Penjualan Mobil Merek Korsel Tumbuh Perlahan di Indonesia

Kompas.com - 26/07/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan mobil bermerek asal Korea Selatan (Korsel) yang diwakili oleh merek Hyundai dan Kia di Indonesia tumbuh perlahan sepanjang semester I/2022.

Bahkan, sebagaimana diolah dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pertumbuhan tersebut lebih besar daripada merek China yang lebih dahulu masuk ke Indonesia pada 2017, sebesar 1,74 persen.

Kenaikan ini, sepenuhnya disumbang Hyundai yang mengalami kenaikkan volume penjualan sebesar 830 persen dibanding Januari-Juni 2021 (year-on-year/yoy) menjadi 11.283 unit.

Baca juga: Toyota Menguasai Pasar Mobil Indonesia Semester I/2022

Kia Seltos GT LineKompas.com/ApridaMegaNanda Kia Seltos GT Line

Sedangkan Kia, di periode sama penjualannya justrukm minus 58,9 persen atau dari 1.777 unit jadi 731 unit. Keadaan terkait seiring krisis cip semikonduktor yang akhirnya mengganggu pasokkan unit dari India seperti Seltos, Sonet, juga Carnival.

Meski demikian, penguasaan pasar dari pabrikan Korsel masih cukup kecil, yakni 2.53 persen (12.014 unit dari total pasar 475.321 unit), tepat ada di bawah brand otomotif gabungan China (Wuling dan DFSK) dengan penjualan 12.682 unit atau 2.67 persen.

Seiring dengan hal tersebut, impor Hyundai juga mengalami peningkatan sebab beberapa produk masih dikapalkan secara langsung dari Kosel seperti Santa Fe, Palisade, Staria, serta Kona dan Kona EV.

Kala itu, jumlah impornya sebesar 1.643 unit (naik 18,5 persen). Namun, apabila dibanding kegiatan ekspor pabrikan, masih surplus karena mencapai 12.552 unit.

Baca juga: Kendaraan Listrik Jadi Solusi Masalah BBM

Hyundai CretaKompas.com/Donny Hyundai Creta

Menariknya, kontributor terbesar penjualan Hyundai di Indonesia didominasi oleh produk yang telah dirakit di dalam negeri yakni Creta sebesar 9.228 unit. Lalu, tepat berada di bawahnya ada Palisade (1.138 unit) dan Ioniq 5 (395 unit).

Sementara kontributor terbesar dari Kia, disumbang Sonet (437 unit), Seltos (144 unit), dan Carnival (149 unit).

Sebagai informasi, pabrik Hyundai di Indonesia dibangun tanah seluas 77 hektar dengan luas bangunan mencapai 18,8 hektar. Dengan operasional yang belum optimal, kapasitas produksi di tahun ini sebesar 150.000 unit. Setelah itu, akan menjadi 250.000 unit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.