Penyebab Kunci Kontak Mobil Transmisi Matik Tidak Bisa Dicabut

Kompas.com - 11/07/2022, 12:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kunci kontak pada mobil matik secara umum sama dengan kunci kontak lainnya. Hanya saja ada fitur tambahan, yaitu kunci kontak mobil matik tidak bisa dicabut bila posisi tuas transmisi tidak di P.

Alasannya, merupakan fitur keamanan pada mobil matik agar kunci tidak lepas dengan sendirinya. Selain harus di posisi P, kunci kontak juga wajib berada di posisi lock baru bisa dicabut.

Pada beberapa mobil, agar kunci bisa diputar ke posisi lock juga dibutuhkan mengepaskan posisi roda kemudi lalu menekan tombol pengaman, baru kunci kontak bisa dicabut.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Kunci Mobil Tertinggal di Kabin

Kunci keyless entry ToyotaZulfana K. Rijal Kunci keyless entry Toyota

Sedangkan untuk mobil yang tidak dilengkapi tombol khusus, komponen pengamannya ada di tuas transmisi, jadi hanya ketika posisi P kunci kontak bisa dicabut secara otomatis..

Nah, kadang ketika terjadi masalah, posisi tuas transmisi sudah di P tapi tetap saja kunci kontak tidak bisa dicabut. Hal ini tentu saja mengganggu apalagi Anda buru-buru atau sedang berada di suatu tempat di luar rumah yang tidak memungkinkan meninggalkan kunci di dalam mobil.

Foreman Nissan Bintaro, Mukti Aji mengatakan di tuas transmisi ada pengamanan yang bisa disetel, berupa kawat yang terhubung dengan kunci kontak, jika setelan ini berubah atau tidak pas maka anak kunci menjadi tidak bisa dicabut meski tuas transmisi sudah di P.

“Penyetelan ada di bawah tuas transmisi, sejenis kawat pendorong yang terhubung dengan rumah kunci kontak di kemudi, jika penyetelannya tidak pas selain kunci tidak bisa dicabut juga membuat anak kunci bisa dicabut di semua posisi baik itu ACC atau ON,” ucap Mukti kepada Kompas.com, Minggu (10/7/2022).

Baca juga: Duplikasi Kunci Immobilizer Tidak Bisa Sembarangan

Ilustrasi interior mobil.PIXABAY/LUKPIXABY Ilustrasi interior mobil.

Dia mengatakan seharusnya fitur keamanan ini ada di setiap mobil matik, hanya saja mungkin nama, letak dan komponennya berbeda, sehingga cara penyetelannya pun berbeda.

“Kalau di Nissan, penyetelannya bisa ditarik atau diulur, lantas dicari posisi mana yang paling pas dengan mencoba-coba sambil memutar anak kunci,” ucap Mukti.

Berhubung cara penyetelannya sedikit rumit, sebaiknya dilakukan di bengkel atau memanggil tenaga ahli dalam hal ini. Dan yang paling penting jangan panik!

Biasanya biaya yang dibutuhkan tidak banyak untuk menyetelnya, mengingat tidak ada part yang perlu diganti. Kecuali telah terjadi kerusakan tertentu yang membutuhkan penggantian komponen, maka mungkin biayanya bisa lebih mahal dan membutuhkan waktu cukup lama untuk pemesanan part.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.