Pendaftaran Beli Pertalite di MyPertamina Hanya Untuk Mobil

Kompas.com - 04/07/2022, 06:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Mulai 1 Juli 2022 PT Pertamina (Persero) via Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading, resmi membuka layanan pendaftaran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Pertalite, dan Solar melalui situs MyPertamina.

Jelang peresmian layanan pendaftaran di MyPertamina, mekanisme pendaftaran pembelian Pertalite dan Solar saat ini masih dikhususkan untuk kendaraan roda empat.

Baca juga: Teknik Flushing Oli Matik pada Mobil, Ini Manfaatnya

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, pada tahap awal pendaftaran difokuskan untuk pencocokan data antara yang didaftarkan masyarakat dengan dokumen dan data kendaraan yang dimiliki.

"Dimulai pada 1 Juli pendaftaran akan dibuka hingga 30 Juli 2022. Pada masa pendaftaran dan transisi ini, masyarakat masih tetap bisa membeli Pertalite dan Solar, namun kami tetap mendorong agar mendaftarkan kendaraan dan identitasnya," ujar Irto dalam keterangan resminya, Kamis (30/6/2022).

Irto menjelaskan, setelah melakukan registrasi, masyarakat akan mendapat QR Code Unik via email atau notifikasi dengan jangka waktu maksimal tujuh hari.

Guna memudahkan, QR Code bisa di-print out dan dibawa ke SPBU saat akan melakukan pembelian Solar dan Pertalite. Dengan cara tersebut masyarakat tak wajib mengunduh aplikasi MyPertamina atau membawa ponsel.

Sehari sebelum pemberlakukan Mypertamina beberapa SPBU di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung mengalami antrean panjang pengisian BBM.KOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah Sehari sebelum pemberlakukan Mypertamina beberapa SPBU di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung mengalami antrean panjang pengisian BBM.

"Kami juga tegaskan kembali, tidak wajib memiliki aplikasi MyPertamina, namun wajib mendaftar di website subsidi tepat.mypertamina.id, dan ini khusus untuk kendaraan roda empat (mobil)," kata Irto.

Ito juga menyebutkan, pelaksanaan pendaftaran melalui situs bukan untuk menyulitkan, namun melindungi masyarakat rentan yang sebenarnya berhak menikmati subsidi energi.

Baca juga: Ingat, Ini Ancaman Hukuman Berkendara dalam Kondisi Mabuk

Subsidi yang tepat sasaran menurut Irto, menjadi hal yang penting di mana penyaluran Pertalite dan Solar masih memiliki berbagai tantangan.

Salah satunya penyaluran yang tidak tepat sasaran, di mana pengguna yang seharusnya tak berhak ikut mengkonsumsi BBM bersubsidi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.