Video Mobil Nyelonong Tabrak Pagar Akibat Lupa Rem Tangan

Kompas.com - 15/06/2022, 19:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat memarkir mobil di area yang kontur jalannya menurun, pemilik kendaraan perlu memastikan bahwa kendaraannya telah berhenti sempurna dan tidak akan meluncur di luar kendali.

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk memastikan mobil berhenti dengan sempurna adalah dengan menggunakan handbrake atau rem tangan.

Beredar di media sosial, satu unit mobil SUV terlihat meluncur mundur, menabrak pagar dan keluar dari garasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca juga: Polisi Imbau Pengendara Motor Tidak Pakai Sandal Jepit, Ini Alasannya

Diduga, pemilik kendaraan ini lupa menarik rem tangan saat parkir, sehingga mobil meluncur karena kontur garasi yang menurun.

Namun, benarkah penggunaan rem tangan bisa menjamin mobil tidak meluncur di luar kendali saat diparkir?

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna menjelaskan bahwa selama parkir, pemilik kendaraan sebaiknya menggunakan handbrake.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Info Jabodetabek (@info_jabodetabek)

 

"Sebaiknya saat parkir tetap menggunakan rem tangan. Kalau terlalu lama memang bisa menyebabkan macet, tetapi kalau itu tidak terlalu lama banget tidak terlalu masalah," ucap Suparna.

Menurutnya, handbrake membuat mobil lebih aman dan berhenti sempurna karena ditahan oleh rem tangan tersebut. Suparna juga menyarankan agar pemilik kendaraan tidak memasukkan gigi persneling saat mobil diparkir.

Ini akan lebih berbahaya saat pemilik kendaraan tidak teliti ketika menyalakan mesin. Jika posisi transmisi tidak netral, bisa membuat mobil 'loncat' saat distarter.

Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.Kompas.com/Alsadad Rudi Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.

Baca juga: Apa Pengaruhnya Matikan AC Saat Mobil Melewati Tanjakan?

Sementara untuk mobil bertransmisi matik, posisi transmisi harus berada di parking atau P. Hal ini diungkapkan oleh pemilik bengkel spesial matik Worner Matic Hermas Efendi Prabowo.

"Saat mobil terparkir lama sebaiknya atur posisi transmisi di P, karena kalau di P output shaft yang terhubung dengan as kopel akan terkunci. Sehingga, mobil lebih aman dan tidak bergerak," ucap Hermas.

Posisi tuas transmisi di P tidak hanya diperlukan saat mobil parkir lama, namun juga saat sedang parkir dalam waktu yang sebentar.

"Saat parkir, baik lama maupun sebentar, baiknya tuas transmisi ada di P. Sedangkan tuas transmisi di posisi N bukan untuk tujuan parkir, tetapi saat berhenti dengan kondisi mesin masih hidup," ucap Hermas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.