Pemerintah Sebut Tesla Bakal Investasi Ekosistem Baterai dan Mobil Listrik

Kompas.com - 19/05/2022, 16:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Perusahaan asal Amerika Serikat, Tesla Inc, bakal segera berinvestasi di Indonesia.

Bahlil juga mengatakan, CEO Tesla Elon Musk berencana untuk menanamkan modal pada dua sektor.

“Dia akan masuk pada dua bagian investasi besar. Pertama ekosistem baterai mobil. Kedua mobilnya,” ujar Bahlil, dalam konferensi virtual yang disiarkan Youtube Kementerian Investasi (19/5/2022).

Baca juga: Polisi Memastikan Pergantian Pelat Nomor Putih, Gratis!

Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan CEO Tesla Inc, yang juga pendiri Space X di Boca Chica, Amerika Serikat (AS), Sabtu (14/5/2022).Dokumentasi Sekretariat Kabinet Presiden RI Joko Widodo bertemu dengan CEO Tesla Inc, yang juga pendiri Space X di Boca Chica, Amerika Serikat (AS), Sabtu (14/5/2022).

Meski begitu, kapan realisasi investasi Tesla masih belum bisa diumumkan. Begitu pula dengan jumlah investasi yang akan masuk ke Indonesia.

Pasalnya, belum ada kontrak kerja sama yang dilakukan kedua belah pihak. Walau demikian, Bahlil optimistis hal tersebut akan terjadi tahun ini.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan juga telah melakukan pertemuan dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk di Giga Factory, Austin, Texas, Amerika Serikat (25/4/2022).

Baca juga: Skutik Baru Aprilia SR 160 Meluncur, Cocok Jadi Pesaing Vario 160

Pertemuan yang sejatinya sudah diharapkan sejak 2020, akhirnya benar-benar bisa terlaksana pada April 2022. Pada postingan terbaru akun Instagram Luhut Pandjaitan (26/4/2022), disebutkan dirinya tidak menyangka akan disambut ramah dan bersahabat oleh Elon Musk.

Pertemuan ini memang yang pertama kalinya bagi saya dan Elon, tetapi sebetulnya komunikasi kami sudah terjalin selama dua tahun belakangan,” tulis keterangan foto tersebut.

Selama kurang lebih satu jam, saya menyampaikan potensi bahan baku baterai kendaraan listrik yang saat ini sedang kami eksplorasi terus lewat program hilirisasi mineral,” lanjut Luhut.

Luhut juga berujar soal alasan Elon Musk, mengapa tertarik pada kerja sama kali ini. Hal itu terjadi karena paparan dirinya tentang potensi besar Industri Nikel di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.