Imbas Penutupan Jalan Dewi Sartika Depok, Lalu Lintas Macet

Kompas.com - 18/05/2022, 17:17 WIB
|

DEPOK, KOMPAS.com – Jalan Dewi Sartika, Depok, Jawa Barat, telah ditutup mulai Selasa (17/5/2022) malam, imbas dari pekerjaan pembangunan proyek underpass. Rencananya penutupan jalan ini akan berlangsung hingga 31 Desember 2022.

Pada hari pertama pemberlakukan penutupan, Rabu (18/5/2022), terjadi kepadatan volume kendaraan di sejumlah titik jalan.

Wakil Kasat Lantas Polres Metro Depok Kompol David Purba mengatakan, arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan karena beberapa jalan yang sebelumnya menerapkan sistem satu arah, kini tidak memberlakukan aturan tersebut.

Baca juga: Video Honda Brio Terobos Macet Pakai Strobo dan Sirene di Malang

Situasi arus lalu lintas di perlintasan rel kereta yang berada di Jalan Dewi Sartika, pada Selasa (17/5/2022), yang rencananya akan ditutup mulai nanti malam.M Chaerul Halim Situasi arus lalu lintas di perlintasan rel kereta yang berada di Jalan Dewi Sartika, pada Selasa (17/5/2022), yang rencananya akan ditutup mulai nanti malam.

Semisal untuk Jalan Nusantara Raya yang sudah terkenal dengan sistem satu arah, kini kembali memberlakukan dua arah, seperti regulasi pada beberapa tahun yang lalu.

David mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait rekayasa lalu lintas yang sebelumnya telah disiapkan telah dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok bersama Dinas Perhubungan Kota Depok.

"Ketika tadi terjadi kepadatan di (Jalan) Arief Rahman Hakim karena memang banyak orang dari Sawangan dialihkan ke Jalan Nusantara Raya,” ujar David, pada Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Selain Positif Narkoba, Sopir Bus Maut di Tol Sumo Tidak Punya SIM

“Sehingga mereka harus melalui Arief Rahman Hakim dan kemudian ke Jalan Margonda, makanya di situ terjadi kepadatan," kata dia.

Menurutnya, kepadatan di lokasi tersebut terjadi pada jam kerja, yakni mulai pukul 05.30 hingga 09.30 WIB.

"Karena anak-anak sekolah sudah masuk dan orang juga pada kerja. Agak landainya di jam 09.30 ke atas karena sudah melewati rush hour," ucap David.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.