Usai Lebaran, Bisnis Jual Beli Motor Bekas Kembali Bergairah

Kompas.com - 14/05/2022, 17:31 WIB

KLATEN, KOMPAS.com - Usai Lebaran, bisnis jual beli motor bekas sudah kembali ramai. Hal itu disinyalir karena mulai normalnya aktivitas masyarakat.

Salah satunya seperti showroom motor bekas Surya Motor, di Klaten, Jawa Tengah. Showroom yang sebelum Lebaran sepi, kini sudah membaik dengan rata-rata transaksi satu hingga dua motor per hari.

“Sudah membaik ya, sebelumnya lumayan sepi, habis Lebaran ini setidaknya ada satu dua motor setiap hari,” terang Widya, Sales Marketing Surya Motor saat ditemui Kompas.com di Klaten pada Selasa (10/05/2022).

Baca juga: Modal Rp 7 Juta, Ini Pilihan Motor Bekas per Mei 2022

Selain itu, pasca-Lebaran juga menjadi faktor pendorong daya beli masyarakat terhadap produk otomotif. Motor dibutuhkan calon pengendara untuk mendukung mobilitas yang mulai kembali normal pasca libur Lebaran.

“Pasca Lebaran mulai banyak yang butuh motor ya, karena kan yang kerja juga sudah mulai lagi, aktivitasnya mulai kembali seperti biasa jadi butuh motor untuk transportasi,” tambahnya.

Suasana salah satu showroom motor bekas- Suasana salah satu showroom motor bekas

Motor menjadi alternatif kendaraan favorit masyarakat Indonesia. Selain karena lebih fleksibel digunakan juga dinilai lebih ekonomis untuk mobilitas jarak dekat.

Namun harga motor hari ini sudah semakin mahal bagi sebagian kalangan. Untuk produk dengan harga termurah saja pabrikan motor mematok harga belasan juta.

Baca juga: Update Harga Skutik Bekas 125 cc per Mei 2022

Karenanya, alternatif membeli motor bekas menjadi pilihan bagi calon konsumen yang ingin menghemat pengeluaran.

“Banyak yang beli karena harga bekas lebih murah dibandingkan beli baru,” ujarTri Munarwan, owner diler motor bekas Mas Trimbil Motor Solo, saat ditemui Kompas.com, Sabtu (14/05/2022).

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang motor bekas lain di wilayah Solo Raya. Walaupun masih lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi, namun setidaknya setelah lebaran diler mengalami kenaikan.

Salah satu diler motor bekas.GridOto.com Salah satu diler motor bekas.

"Ada kenaikan jual beli habis lebaran, walaupun kalau dibandingkan dulu (sebelum pandemi), ini masih termasuk sepi," kata Alim, pemilik diler motor bekas Assalam Motor Solo, ditemui di waktu yang berbeda.

Walau begitu para pemilik diler motor bekas menyarankan kepada pembeli untuk membeli di showroom motor bekas yang sudah besar. Karena biasanya sudah memiliki prosedur quality control yang jelas, sehingga motor yang dibeli selain ekonomis juga dalam kondisi layak pakai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.