Kompas.com - 07/05/2022, 12:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat memperkirakan ada sekitar 100.000 kendaraan yang masuk ke Sumbar sejak mudik Lebaran, 28 April 2022 sampai Jumat (6/5/2022).

Jika dibandingkan pada mudik Lebaran terakhir tahun 2019, jumlah kendaraan masuk Sumbar yang tercatat adalah 60.000 unit kendaraan.

"Hingga Jumat (6/5/2022) diperkirakan sekitar 100.000 kendaraan yang masuk Sumbar sejak Operasi Ketupat pada 28 April lalu," ucap Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Hilman Wijaya seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (7/5/2022).

Baca juga: 2.945 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi Saat Arus Mudik 2022

Ia menjelaskan, kendaraan yang masuk ke Sumbar berasal dari beberapa daerah seperti Riau, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Jakarta.

Tingginya angka kendaraan yang masuk ke Sumbar menyebabkan terjadinya kemacetan di sejumlah lokasi, khususnya daerah yang memiliki titik wisata unggulan.

"Biasanya memang yang macet itu terjadi di ruas jalan menuju objek wisata. Contohnya Bukittinggi, Pesisir Selatan dan lainnya," ucap Hilman.

Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera BaratDok. Pemkot Bukittinggi Jam Gadang di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat

Baca juga: Kakorlantas Buka Kemungkinan Terapkan One Way Selama 24 Jam

Untuk mengurai kemacetan, ada personel-personel yang siaga di lokasi untuk agar arus kendaraan bisa dikendalikan. Kemudian mulai hari ini, arus balik diperkirakan terjadi.

"Sebelumnya sudah sejak kemarin telah ada yang meninggalkan Sumbar. Tapi diprediksi puncaknya pada hari ini dan besok," ucap Hilman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.