Kompas.com - 06/05/2022, 11:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya kepadatan lalu lintas, tingginya animo masyarakat untuk mudik pada Lebaran 2022 ini juga membuat catatan baru angkat kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data kepolisian, selama arus mudik Lebaran tahun ini, ada sebanyak 2.945 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi, baik dari tol dan non-tol.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dari data Posko Operasi Ketupat 2022 dilaporkan terjadi 51 kecelakaan sepanjang arus mudik, dari rekapitulasi 23 April sampai 2 Mei 2022.

Baca juga: Beda dengan Mudik, Ini 3 Parameter Penentu One Way Saat Arus Balik

Bus yang terguling dan menyebabkan kecelakaan di tol Lampung ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (Terpeka) pada Sabtu (30/4/2022) pagi.KOMPAS.COM/DOK. Sat PJR Ditlantas Polda Lampung Bus yang terguling dan menyebabkan kecelakaan di tol Lampung ruas Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung (Terpeka) pada Sabtu (30/4/2022) pagi.

"Sementara kecelakaan di jalan non-tol terjadi sebanyak 2.894 kejadian," ucap Dedi, dikutip dari laman Divisi Humas Polri, Jumat (6/5/2022).

Meski demikian, Dedi mengkklaim bila jumlah 2.954 kasus kecelakaan tersebut mengalami penurunan 1 peren dibanding 2021, saat ada larangan mudik imbas pandemi Covid-19.

"Jumlah korban meninggal dunia, luka ringan mengalami penurunan. Untuk luka berat ada peningkatan," kata Dedi.

Lebih lanjut Dedi juga mengimbau masyarakat yang ada di kampung halaman, untuk mengatur waktu perjalanan bila ingin kembali ke Jakarta atau kota sebelumnya.

Baca juga: Ramai Disebut Saat Arus Mudik Lebaran, Apa Itu Contraflow?


Sebisa mungkin masyarakat menghindari tanggal 6-8 Mei 2022 yang diprediksi menjadi puncak arus balik lantaran berpotensi terjadi kepadatan lalu lintas.

"Karena itu, bisa dipertimbangkan oleh warga setelah silaturahmi dengan keluarga, bisa dimanfaatkan waktu pulang lebih awal. Kalau memang waktunya cukup bagi yang cuti, bisa pulang setelah tanggal 9 Mei 2022," ucap Dedi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.