Kompas.com - 06/05/2022, 08:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan berserta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan operator jalan tol kembali memberlakukan aturan one way dan ganjil genap pada arus balik Lebaran 2022 selama 6-8 Mei 2022.

Berlangsung di sejumlah ruas tol Trans-Jawa, hal tersebut dilakukan agar aktivitas mudik berjalan dengan aman dan nyaman. Serta, tidak banyak kepadatan kendaraan bermotor.

Khusus hari pertama, Jumat (6/5/2022), pembatasan mobilitas tersebut diterapkan GT Kalikangkung KM 414 mengarah ke DKI Jakarta yaitu KM 28+500 Tol Cikampek pada pukul 14/00 WIB sampai 24.00 WIB.

Baca juga: 4 Jalur Alternatif Menuju Bandung Selama Arus Balik Lebaran 2022

Foto udara sejumlah kendaraan antre melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022). Pada H-4 Lebaran 2022, ruas jalan tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan volume kendaraan dan diperkirakan puncaknya pada H-3 Lebaran.ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT Foto udara sejumlah kendaraan antre melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022). Pada H-4 Lebaran 2022, ruas jalan tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan volume kendaraan dan diperkirakan puncaknya pada H-3 Lebaran.

Apabila arus lalu lintas terlalu padat, sepeti dikatakan Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi, petugas di lapangan bisa menerapkan rekayasa secara penuh.

Berdasarkan data Divisi Humas Polri @divisihumaspolri, berikut jadwal dan lokasi rencana pemberlakuan rekayasa one way dan ganjil genap saat arus balik Lebaran di sejumlah ruas jalan tol:

- Jumat, 6 Mei 2022 pukul 14.00-24.00 WIB dimulai dari GT Kalikangkung Km 414-Tol Cikampek Km 47 diteruskan CB Contraflow sampai Km 28+500

- Sabtu, 7 Mei 2022 pukul 07.00-24.00 WIB dimulai dari GT Kalikangkung Km 414-GT Halim Km 3+500

- Minggu, 8 Mei 2022 pukul 07.00-03.00 WIB (tanggal 9 Mei 2022) dimulai dari GT Kalilangkung Km 414-GT Halim Km 3+500

Baca juga: Ini Ruas Tol yang Paling Padat Selama Masa Mudik Lebaran

Meski demikian, ada suatu kategori khusus yang dikecualikan dari aturan ganjil genap, yaitu:

* Kendaraan pimpinan lembaga negara; kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing, serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.