Jokowi Sebut Perjalanan Mudik Akan Diatur Ketat dan Terperinci

Kompas.com - 15/04/2022, 03:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Republik Indonesia memastikan untuk memperbolehkan kegiatan mudik pada Hari Raya Lebaran tahun 2022.

Meski begitu, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa aturan perjalanan mudik akan diatur secara ketat dan terperinci.

“Kita harus tetap waspada jangan sampai perjalanan mudik justru memicu munculnya gelombang baru penularan Covid-19,” ucap Jokowi, dalam konferensi virtutal yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden (14/4/2022).

Baca juga: Ingat, Ganjil Genap Juga Berlaku Saat Arus Mudik Lebaran

Penumpang bersiap berangkat dari Terminal Kalideres menuju kota tujuan pada hari pertama penerapan persyaratan perjalanan tanpa tes Covid-19, Rabu (9/3/2022).Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI Penumpang bersiap berangkat dari Terminal Kalideres menuju kota tujuan pada hari pertama penerapan persyaratan perjalanan tanpa tes Covid-19, Rabu (9/3/2022).

“Apalagi arus mudik tahun ini diperkirakan akan sangat besar,” kata dia.

Jokowi berharap, perjalanan mudik berlangsung lancar dan penuh kegembiraan. Selain itu,  yang terpenting para pemudik selalu meletakkan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Baik keselamatan selama perjalanan mudik, maupun keselamatan kesehatan kita. Sekali lagi, jangan sampai ada lonjakan kasus yang tak terkendali setelah kita merayakan Hari Raya,” ujar Jokowi.

Baca juga: Yamaha Crosser 150 Meluncur, Cocok buat Lawan Honda CB150X

Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan pengaturan-pengaturan perjalanan mudik secara ketat dan terperinci.

“Menurut laporan yang saya terima, diperkirakan ada 23 juta mobil pribadi dan 17 juta sepeda motor yang akan melakukan perjalanan mudik di Pulau Jawa saja,” kata Jokowi

“Para menteri dan seluruh jajaran pemerintah sedang bekerja keras untuk menyiapkan aturan-aturan ini. Pekan depan akan kami sampaikan kepada seluruh masyarakat,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.