Kompas.com - 12/04/2022, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperdiksi volume lalu lintas (lalin) puncak arus mudik lebaran pada 2022 akan lebih dari 2,5 juta kendaraan.

Prediksi volume puncak arus mudik lebaran tersebut akan melebihi lebaran terakhir sebelum pandemi Covid-19 yaitu tahun 2019 silam.

Hal ini disampaikan oleh Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso.

Baca juga: Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi Terjadi pada 29-30 April 2022

“Tahun 2022 diprediksi tidak hanya naik dari tahun 2021, tetapi akan melebihi volume 2019 yang kurang lebih 2,5 juta kendaraan,” ucap Heru dikutip dari Kompas.com, Senin (11/4/2022).

Lebih lanjut lagi, Heru menjabarkan, pada tahun 2019 atau lebaran terakhir sebelum pandemi Covid-19, sebanyak 2,5 juta kendaraan melintasi jalan tol. Kemudian pada tahun 2020 mengalami penurunan hingga 40 persen atau hanya 900.000 kendaraan.

Antrean kendaraan pemudik terjadi di gerbang pintu keluar Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (14/7/2015) pada tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Antrean kendaraan ini mengakibatkan kemacetan sepanjang 2 kilometer. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Antrean kendaraan pemudik terjadi di gerbang pintu keluar Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (14/7/2015) pada tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Antrean kendaraan ini mengakibatkan kemacetan sepanjang 2 kilometer. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Sementara pada 2021 mengalami kenaikan volume lalin, meskipun tidak melebihi tahun 2019, yakni hanya dilintasi 2,4 juta kendaraan.

Pihak Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik lebaran 2022 akan jatuh pada H-3 lebaran atau 29 April 2022.

Sedangkan, untuk arus baliknya diprediksi terjadi pada 8 Mei 2022 atau H+5 lebaran tahun 2022 ini.

Baca juga: Gegera Motor Terbakar di Basement, Puluhan Kendaraan Ikut Hangus

Adapun strategi Jasa Marga dalam mengantisipasi mudik kali ini adalah memaksimalkan fungsi lajur dan gerbang (GT). Selain itu, mengoperasikan gardu miring dan mobile reader di titik kepadatan GT Cikampek Utama, Ciawi, Cikupa, serta Kalihurip Utama.

Tak hanya itu, Jasa Marga juga akan melihat apakah ada kemungkinan diberlakukannya rekayasa lalu lintas, atau tidak berdasarkan diskresi pihak kepolisian, baik itu one way (satu jalur), contra flow (lawan arah), dan sebagainya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.