Begini Syarat Pengemudi Mengajukan Ganti Rugi ke Pengelola Jalan Tol

Kompas.com - 04/02/2022, 06:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan tol merupakan jalan bebas hambatan di mana pengguna jalan harus membayar tarif yang disediakan. Namun banyak juga kasus kecelakaan atau kerugian yang ditimbulkan akibat fasilitas jalan tol yang kurang memadai.

Pengemudi mobil yang merasa dirugikan atau terjadi kecelakaan yang diakibatkan oleh kondisi jalan dapat menuntut ganti rugi kepada badan usaha pengelola jalan tol.

Baca juga: Alasan Kenapa Tenaga Honda Vario 160 Beda dengan PCX 160

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum, mengatakan, namun pengajuan ganti rugi hanya bisa dilakukan pada hal yang menyangkut kondisi jalan bukan karena antar pengendara.

"Kerusakan mobil karena jalan rusak, faktor alam terjadi longsor yang mengakibatkan potensi kecelakaan, tidak diakibatkan oleh antar pengendara tapi diakibatkan oleh kondisi jalan menjadi tanggung jawab pengelola jalan tol," kata Budiyanto beberapa waktu lalu.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Jalan Tol Trans Sumatera, khususnya Tol Terpeka dan Tol Kapalbetung, Jumat (21/01/2022).Dok. Kementerian PUPR Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Jalan Tol Trans Sumatera, khususnya Tol Terpeka dan Tol Kapalbetung, Jumat (21/01/2022).

Aturan soal pengguna jalan tol yang merasa dirugikan karena kondisi jalan berhak menuntut ganti rugi tertuang dalam Peraturan Pemerintah No 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol pada Pasal 87 dan Pasal 92.

Baca juga: Sopir Truk Diancam Pistol dan Tongkat di Tol Cikampek, Ini Kata Polisi

Pasal 87:
Pengguna jalan tol berhak menuntut ganti kerugian kepada Badan Usaha atas kerugian yang merupakan akibat kesalahan dari Badan Usaha dalam pengusahaan jalan tol.

Pasal 92:
Badan Usaha wajib mengganti kerugian yang diderita oleh pengguna jalan tol sebagai akibat kesalahan dari Badan Usaha dalam pengusahaan jalan tol.

Untuk itu kata Budiyanto, perlu ada kesadaran hukum bahwa tiap pengguna jalan tol yang merasa dirugikan oleh kondisi jalan yang rusak jalan bisa mengajukan ganti rugi.

"Perlu membangun keseimbangan antara hak dan kewajiban para pihak (pengguna jalan tol dan badan pengelola jalan tol) untuk meningkatkan pelayanan, dan meningkatkan kualitas tanggung jawab dalam menciptakan kelancaran, dinamis dan kondusif terutama di jalan tol," kata Budiyanto.

Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang alami keretakan akan diperbaiki mulai 25 Januari, Jakarta, Sabtu (22/1/2022).Dokumentasi Humas Jasa Marga Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang alami keretakan akan diperbaiki mulai 25 Januari, Jakarta, Sabtu (22/1/2022).

Namun pada saat melakukan pengajuan ganti rugi pada pihak tol, pengemudi juga harus membuktikan sudah menaati peraturan yang ada.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.