Apa Benar Pertalite Dicampur Pertamax Turbo, Bisa Jadi Pertalite Turbo?

Kompas.com - 11/01/2022, 16:12 WIB
Petugas melayani pembeli Pertalite di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015). PT Pertamina (Persero) mulai menjual Pertalite dengan oktan 90 kepada konsumen dengan harga Rp.8400 perliter. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOPetugas melayani pembeli Pertalite di SPBU Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015). PT Pertamina (Persero) mulai menjual Pertalite dengan oktan 90 kepada konsumen dengan harga Rp.8400 perliter. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com - Mencampur bahan bakar minyak (BBM) banyak dilakukan para pengendara, baik mobil atau motor. Salah satu yang dilakukan adalah mencampur Pertalite dengan Pertamax Turbo.

Banyak yang beranggapan bahwa dengan mencampur kedua bahan bakar tersebut, maka akan menjadi Pertalite Turbo. Sebab, research octane number (RON) pada bahan bakar ini jadi meningkat.

Baca juga: Efek Pakai BBM Premium dan Pertalite buat Kesehatan Mesin

Tri Yuswidjajanto, dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), mengatakan, hal tersebut memang bisa dilakukan. Sebab, secara RON itu linear.

General Manager PT Pertamina (Persero) MOR 1 Erry Widiastono KOMPAS.com / Mei Leandha General Manager PT Pertamina (Persero) MOR 1 Erry Widiastono

"Pertalite itu RON 90, Pertamax Turbo RON 98. Terus dicampur 50-50, lalu jadi RON 94. Jadi, jumlah RON-nya ditambah, terus dibagi dua kan jadinya RON 94," ujar Tri, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Meski demikian, hal tersebut tidak disarankan. Sebaiknya, gunakan bahan bakar sesuai dengan spesifikasi mesin, karena berhubungan dengan emisi gas buang.

Baca juga: Pertamax Turbo Turun, Ini Perbandingan Harga BBM Pertamina dan Shell

"Semakin tinggi oktan, maka akan semakin sedikit emisi gas buang yang dihasilkan. Ketidaksesuaian penggunaan bahan bakar pada mesin bisa mengakibatkan tarikan menjadi tersendat, kurang tenaga, atau mengelitik," kata Wahyudin, Kepala Mekanik AHASS Daya Adicipta Motora, beberapa waktu lalu.

Mobil sedang mengisi bensin subsidi.Tribunnews/ Nurudin Mobil sedang mengisi bensin subsidi.

Wahyu menambahkan, jika motor diisi dengan bahan bakar yang RON-nya terlalu rendah, maka performa mesin seperti tertahan alias kurang tenaga. Sedangkan jika RON terlalu tinggi, bisa membuat mesin mengelitik dan temperatur mesin juga meningkat.

Berikut nilai oktan (RON) yang ideal untuk tiap rasio kompresi mesin:
RON 88 - 7-9 : 1
RON 90 - 9-10 : 1
RON 92 - 10-11 : 1
RON 98 - lebih dari 12 : 1

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.