Kompas.com - 09/01/2022, 17:51 WIB
Ilustrasi ganti air radiator motor Honda Dok. DAMIlustrasi ganti air radiator motor Honda

JAKARTA, KOMPAS.COM – Setiap mobil selalu dilengkapi radiator guna mencegah terjadinya mesin kepanasan. Dengan radiator, suhu mesin mobil akan dikontrol untuk tetap terjaga dari panas berlebih.

Mesin mobil yang rentan panas akan mudah alami kerusakan. Oleh karena itu penting bagi setiap pemilik mobil untuk memastikan radiator berfungsi dengan baik.

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan jika kebocoran adalah masalah kerap terjadi pada radiator.

Baca juga: Ciri-ciri Komponen AC Mobil Harus Diganti

“Jika sistem pendingin yang baik tidak ada penyusutan air,” kata Didi pada Kompas.com baru-baru ini.

Penyusutan air sering terjadi karena kebocoran. Untuk mengetahui kebocoran ini dapat melakukan pengecekan sendiri. Caranya juga mudah, hanya dengan membuka kap mobil dan akan terlihat secara visual pengurangan air tersebut di reservoir atau tempat cadangan air radiator.

Bila baru melakukan pengisian air radiator namun tidak menyusut atau menyusutnya sedikit, itu adalah kondisi normal. Jika air radiator baru di isi dan di hari besoknya habis, kuat dugaan terjadi kebocoran.

Air radiator yang habis akan membuat fungsi radiator sebagai pendingin tidak sempurna. Jika dibiarkan akan terjadi overheat.

“Di dashboard ada indikator mendinginkan suhu. Itu sebagai patokan kita bila radiator masih berfungsi normal,” ibuh Didi.

Tampilan mesin Toyota Yaris yang digeber Muhamad Arya Rafi (17/10/2021).KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Tampilan mesin Toyota Yaris yang digeber Muhamad Arya Rafi (17/10/2021).

Indikator radiator yang menggunakan jarum akan menunjukan keterangan suhu berdasarkan warna. Saat jarum indikator menunjukan ke warna biru artinya suhu mesin dalam keadaan dingin.

Bila jarum mengarah pada warna merah, artinya mesin mobil dalam keadaan panas. Dan keadaan ini akan sangat berbahaya jika dibiarkan.

Baca juga: Bukan Hanya Freon, Ini Penyebab Lain AC Mobil Tidak Dingin

Mematikan mesin mobil adalah langkah yang tepat jika alami situasi ini. Kalau dipaksakan akan membuat mesin melengkung.

Apabila telah melengkung mau tidak mau harus turun mesin. Tentunya ini jadi membuat pemilik mobil mengeluarkan dana yang banyak.

Agar tidak terjadi, pemilik mobil harus rutin melihat reservoir atau tangki cadangan secara berkala. Bila level air radiator menunjukan low atau kurang maka harus segera ditambahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.