Jurus Kemenhub Dorong Pengunaan Kendaraan Listrik

Kompas.com - 14/11/2021, 14:31 WIB
Motor listrik Kemenhub KEMENHUBMotor listrik Kemenhub

TANGERANG, KOMPAS.com - Sebagai salah satu upaya menekan emisi karbon, pemerintah berupaya mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik yang diklaim lebih ramah lingkungan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, mengatakan pemerintah terus mendorong masyarakat secara bertahap untuk dapat menggunakan kendaraan listrik. Kondisi tersebut dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya via transportasi umum.

"Memang untuk tahap awal, penggunaan kendaraan listrik diiniasi pemerintah, dan kedua untuk angkutan umum. Jadi kami sudah mendorong aplikator transportasi online untuk menggunakan kendaraan listrik, berikutnya DAMRI juga akan segera meluncurkan bus listrik," ujar Budi di ajang Gaikindo Indonesia International Atuo Show (GIIAS) 2021, Tangerang, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Toyota Bicara Target Elektrifikasi Model-modelnya di Indonesia

Menurut Budi, populasi sepeda motor listrik saat ini kurang lebih telah digunakan 10.300 unit oleh masyarakat. Namun setelah Prepres 55 Tahun 2019 mengenai percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai diresmikan, langsung memberikan dampak pada jumlah kepemilikan dan manufaktur industri kendaraan bermotor listrik.

Toyota Prius PHEV resmi jadi Taksi BluebirdKOMPAS.com/STANLY RAVEL Toyota Prius PHEV resmi jadi Taksi Bluebird

Hal tersebut dibuktikan dengan jumlahnya yang meningkat, dari awalnya hanya ima agen pemegang merek (APM), menurut Budi sampai saat ini jumlahnya sudah ada 22 APM motor listrik. Sementara populasinya untuk mobil listrik, berdasarkan data masih di kisaran 1.500 unit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan untuk masalah infrastruktur, seperti fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU) alias charging station, menurut Budi sudah ada penugasan dair Menko Maritim kepada PLN untuk mempercepat dan terus menambah populasinya.

"Sekarang yang didorong di wilayah perkotaan dulu, seperti di kompleks perkantoran dan mal sudah mulai ada. Termasuk di simpul-simpul transportasi, Pak Menteri Perhubungan (Menhub) juga sudah perintahkan seluruh terminal tipe A dan stasiun KA untuk disiapkan charging station atau SPKLU," ujar Budi.

SPKLU PLNPLN SPKLU PLN

Meski memiliki semangat untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik, namun Budi tak menampik bila sampai saat ini masih ada beberapa kendala yang dihadapi pemerintah, yakni terkait soal harga yang masih tinggi imbas komponen baterai.

Baca juga: Kemenhub Rancang Skema Sewa Baterai untuk Sepeda Motor Listrik

Lantaran itu, pemerintah juga mulai berupaya menekan harga baterai yang bisa membuat kisaran harga mobil dan motor listrik lebih terjangkau. Salah satunya dengan membangun pabrik baterai di Karawang, Jawa Barat, yang merupakan milik perusahaan otomotif asal Korea Selatan.

Cara lain yang ikut diupayakan adalah mendorong skema pembelian kendaraan bermotor tanpa baterai. Jadi, masyarakat bisa membeli motor listrik sementara baterainya menggunakan sistem sewa dengan metode swap baterai.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.