Hasil Uji Emisi Kendaraan Bermotor Berlaku untuk 1 Tahun

Kompas.com - 28/10/2021, 07:12 WIB
Uji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021 KOMPAS.COM/STANLY RAVELUji Emisi Kendaraan Gratis jelang implementasi sanksi pada 24 Januari 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Uji emisi gas buang pada kendaraan bermotor menjadi salah satu aturan wajib yang patut diperhatikan bagi pemilik yang usia pakainya sudah melebihi dari tiga tahun.

Jika tidak lulus uji emisi atau bahkan mengabaikannya, pemilik perlu bersiap-siap membayar tarif parkir tertinggi di sejumlah lokasi di Jakarta dan terkena tilang sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Berdasarkan ketentuan Pasal 285 dan Pasal 286 undang-undang tersebut, sanksi denda untuk sepeda motor maksimal Rp 250.000, sedangkan mobil didenda maksimal Rp 500.000.

Baca juga: Mengapa Ada Sanksi Tilang Kendaraan yang Tak Lulus Uji Emisi?

Uji emisi gas buang di bengkel MitsubishiMMKSI Uji emisi gas buang di bengkel Mitsubishi

Lantas jika lulus uji emisi, berapa lama berkas bukti tersebut berlaku? Untuk menjawab hal ini, Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan memberikan keterangan.

"Menurut aturan lama, enam bulan sekali (Pergub Nomor 92) tapi itu sudah tidak berlaku lagi karena direvisi pada Pergub 66 Tahun 2020 kemarin. Jadi, saat ini masa berlakunya satu tahun sekali," kata dia kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Revisi tersebut dilakukan agar kebijakan ini tidak memberatkan masyarakat. Jadi pemilik kendaraan tidak perlu melakukan uji emisi lebih dari 1 kali dalam kurun waktu 1 tahun.

Oleh sebab itu, masyarakat yang kendaraannya telah lulus uji emisi tidak perlu khawatir akan mengeluarkan biaya banyak untuk melakukan uji emisi yang terlalu sering.

Baca juga: Tilang Kendaraan Wajib Uji Emisi di Jakarta Tidak Hanya Berlaku untuk Pelat B

Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI Sanksi uji emisi mobil dan motor mulai diterapkan Januari 2021

Menilik aturan yang berlaku, yakni Pergub DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020, pada Pasal 3 ayat (2) hingga (4) memang telah dijelaskan masa berlaku uji emisi termasuk soal pelaksanaan dan pihak yang menanggung biayanya.

Lebih rinci, berikut penjelasan pada beleid tersebut:

(2) Wajib uji emisi gas buang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun yang dilaksanakan di Tempat Uji Emisi dan dilakukan oleh Teknisi Uji Emisi.

(3) Hasil pelaksanaan uji emisi gas buang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) direkam dalam Sistem Informasi Uji Emisi.

(4) Biaya uji emisi gas buang dibebankan kepada pemilik Mobil Penumpang Perseorangan dan Sepeda Motor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.