Rencana Ganjil Genap Depok Masih Dalam Pembahasan dan Studi

Kompas.com - 05/10/2021, 16:41 WIB
Pelican crossing di Pondok Cina, Jalan Margonda, Selasa (8/1/2019). KOMPAS.COM/CYNTHIA LOVAPelican crossing di Pondok Cina, Jalan Margonda, Selasa (8/1/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Depok mengaku masih melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai penerapan kebijakan ganjil genap untuk kendaraan roda empat di Jalan Margonda Raya selama akhir pekan.

Pasalnya, aturan yang direncanakan berlaku selama pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB tersebut banyak beririsan dengan wilayah lain. Bila tak tepat, bisa berpotensi memunculkan kemacetan di titik lainnya.

"Persiapannya baru sampai studi banding ke Polda Metro Jaya. Pelaksanaan atas ganjil genap itu ada tahap-tahapannya dan harus diikuti," kata Kasatlantas Polres Metro Depok AKBP Andi Indra, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Begini Fitur Unggulan Mitsubishi Triton, Bikin Pemula Jago Off Road

Jalur Margonda antara Margo City dan Depok Town Square, sekitar tengah hari Sabtu (21/9/2013).Tabitha/C22 Jalur Margonda antara Margo City dan Depok Town Square, sekitar tengah hari Sabtu (21/9/2013).

Ia melanjutkan, tahapan pertama ialah pengkajian yang berbicara lebih jauh terkait alasan dan tujuan dari kebijakan terkait. Kemudian rapat dengan dewan transportasi untuk merumuskan ruas jalan yang ingin diterapkan

Lalu, mengundang berbagai pihak termasuk pelaku bisnis, tokoh masyarakat, dan warga di wilayah sekitar untuk menyosialisasikan kebijakan ganjil genap. Termasuk, di informasikan pula bagi pengendara atau warga yang melintas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada tiga tahapan lagi yang akan kita lakukan. Yang pertama, nantinya rencana kita akan mengundang kepada seluruh pelaku bisnis, usaha yang ada di ruas jalan itu," kata Indra.

"Kemudian kita juga mengundang tokoh masyarakat dengan warga sekitar yang mana ruas jalan tersebut kita gunakan sebagai gage tadi," lanjutnya.

Baca juga: Polres Tangsel Tindak Ribuan Pelanggar Selama Operasi Patuh Jaya

Polisi merazia pengemudi mobil di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2020.Dok. Polres Metro Depok Polisi merazia pengemudi mobil di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat dalam rangka Operasi Patuh Jaya 2020.

Selanjutnya, Indra menjelaskan, tahapan terakhir dalam persiapan ganjil-genap adalah memaparkan rencana kegiatan tersebut di Kota Depok kepada Wali Kota Depok

Adapun ganjil-genap Kota Depok diterapkan mengingat Kota Depok masih berada di PPKM level 3 dan berkaitan dengan pembatasan kegiatan masyarakat, termasuk di dalamnya mobilitas.

"Intinya berangkat dari pemberlakuan PPKM level 3 dalam PPKM level 3 kan artinya berkaitan dengan pembatasan kegiatan masyarakat, maka dari situ kita mau melaksanakan kegiatan pemberlakuan ganjil dan genap tadi," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.