Kompas.com - 03/10/2021, 10:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim ini, Honda fokus mengembangkan RC213V 2022 untuk merebut kembali gelar juara dunia MotoGP musim depan. Marc Marquez mengungkapkan ada peningkatan besar pada motor barunya.

Pada sesi tes di Sirkuit Misano, Italia, beberapa waktu lalu, Honda sudah menguji RC213V 2022. Tampilannya bisa dikatakan berubah cukup drastis.

"Seperti yang Anda lihat di Misano, kami mencoba motor 2022 dan ada perbedaan besar, salah satu perbedaan yang paling besar sejak saya di Honda," ujar Marquez, dikutip dari Motorsport.com, Minggu (3/10/2021).

Pebalap uji Honda Stefan Bradl menjajal prototipe motor 2022 Foto: Tuttomotoriweb Pebalap uji Honda Stefan Bradl menjajal prototipe motor 2022

Marquez menambahkan, Honda bekerja sangat keras untuk membangun motor musim depan. Honda juga sudah meningkatkan kelemahan RC213V di musim ini. Tapi, konsekuensinya adalah ada bagian lain yang melemah.

"Tapi, kami sudah paham sedikit, saya dan Pol (Espargaro) berkomentar sangat mirip. Kami berdua dengan motor yang baru bisa kencang," kata Marquez.

Menurutnya, impresi pertama sangat bagus. Tapi, motor balap tersebut tetap harus dites lagi di sirkuit yang berbeda. Sebab, cengkraman ban di Sirkuit Misano saat sesi tes sangat luar biasa baik. Sangat mudah bagi pebalap untuk bisa kencang.

Baca juga: Hasil FP2 MotoGP Amerika 2021, Marquez Tercepat, Rossi ke-17

Pebalap Repsol Honda tersebut mengatakan, motor untuk musim depan lebih kencang, lebih sulit diajak menikung, dan lebih mencengkram dengan baik.

Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Amerika 2021.   Mirco Lazzari gp/Getty Images/AFP (Photo by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)MIRCO LAZZARI GP Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Amerika 2021. Mirco Lazzari gp/Getty Images/AFP (Photo by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

"Memang benar masalah kami tahun ini adalah grip ban belakang, itulah bagian yang kami lebih fokuskan, dan tentunya kami meningkat," ujar Marquez.

Namun, konsekuensinya adalah motor jadi sedikit sulit diajak berbelok. Meski demikian, Marquez menyebutkan bahwa timnya bisa meningkatkan area lainnya.

"Tapi, kami bisa kehilangan salah satu poin paling kuat kami, yakni masuk tikungan. Pada akhirnya, catatan waktunya sangat mirip," kata Marquez.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.