Melihat Dimensi Tinggi Deretan Bus Buatan Karoseri Laksana

Kompas.com - 28/09/2021, 19:41 WIB
Bus AKAP baru PO Putra Remaja DOK. LAKSANABUSBus AKAP baru PO Putra Remaja

JAKARTA, KOMPAS.comKaroseri Laksana merupakan salah satu pembuat bodi bus besar di Indonesia. Produk berupa bodi bus perkotaan, medium, besar, hingga tingkat sudah sering terlihat di jalanan.

Melalui unggahan karoseri Laksana di Instagram, dijelaskan beberapa perbedaan tinggi dari masing-masing produk.

Mulai Legacy SR2 Xtra High Deck (XHD) Prime, High Deck (HD) Prime, bus kota HD, Low Entry, sampai medium bus Tourista, Tourista XL dan Nucleus.

Untuk bodi Legacy SR2 XHD Prime, dimensi tingginya mencapai 3,89 meter. Bodi bus ini biasanya dipasang ke sasis bus yang memakai suspensi udara tipe wide, misalnya seperti Scania K360, Mercedes Benz OH 1836, dan bisa juga untuk sasis tronton, seperti unit milik PO SAN.

Baca juga: Video Pengemudi Mobil Refleks Hindari Mobil Terguling di Tol

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by KAROSERI LAKSANA (@laksanabus)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Kemudian untuk bodi SR2 HD Prime, punya tinggi 3,75 meter. Bodi ini bisa dipasang ke sasis apa saja, mulai dari GVW 16 ton sampai 24 ton (tronton). Bodi baru Laksana yang Panorama Series juga memakai basis HD Prime, jadi tingginya 3,75 meter.

Selanjutnya ke bodi bus perkotaan yaitu Cityline3 High Deck yang biasa digunakan untuk Bus Rapid Transit (BRT). Bodi ini punya tinggi 3,65 meter, selain itu juga bisa dipasang ke sasis bus gandeng, jadi lebih panjang dan banyak memuat penumpang.

Lalu, masih memakai bodi Cityline3 namun low entry, sehingga memudahkan orang untuk masuk dari trotoar atau halte yang rendah. Bodi bus ini punya tinggi 3,55 meter, 10 cm lebih rendah dari varian High Deck.

Baca juga: Harga City Car Bekas Bulan Ini, Mirage Mulai Rp 80 Jutaan, Ignis Rp 100 Jutaan

All New Tourista.Ghulam/KompasOtomotif All New Tourista.

Masuk ke bus medium, untuk Tourista XL, punya dimensi 3,48 meter. Sedangkan saudaranya, Tourista biasa punya tinggi hanya 3,28 meter. Untuk yang XL, biasanya juga lebih panjang, jadi bisa mengangkut penumpang lebih banyak.

Lalu ada bus medium yang biasa digunakan di kawasan perkotaan, yakni Nucleus. Bodi bus BRT ini hanya 3,24 meter, lebih pendek sedikit dibanding Tourista yang biasanya digunakan untuk bus AKAP maupun Pariwisata.

Untuk bodi bus double decker, pada postingan tersebut memang tidak disebutkan. Tetapi, Export Manager karoseri Laksana Werry Yulianto pernah mengatakan untuk bodi Legacy SR2 Double Decker, tingginya 4,15 meter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.