Sampai 2026, Mitsubishi Pangkas Pengembangan Separuh Platform Mobil

Kompas.com - 15/09/2021, 08:42 WIB
Logo Mitsubishi autotributeLogo Mitsubishi

JAKARTA, KOMPAS.comMitsubishi Motors berencana untuk berhenti mengembangkan platform mobil untuk pasar Jepang. Sebagai gantinya, perusahaan bakal menggunakan basis kendaraan yang dibuat oleh aliansi dari Nissan Motor mulai 2026.

Dilansir dari Nikkei (15/9/2021), rencana Mitsubishi ini dilakukan untuk mengalihkan investasi penelitian dan pengembangannya ke kendaraan listrik dan teknologi lainnya.

Mitsubishi juga bakal jadi produsen mobil Jepang pertama yang menghentikan pengembangan platform untuk mobil penumpang yang dijual di Negeri Matahari Terbit.

Baca juga: Vinales Sebut Aprilia RS-GP Lebih Melelahkan Dari Yamaha YZR-M1

Aliansi Nissan-Mitsubishi segera luncurkan mobil listrik mungil.AUTOINDUSTRIYA.com Aliansi Nissan-Mitsubishi segera luncurkan mobil listrik mungil.

Sebab, mempertahankan pengembangan platform buat merek mobil menengah sudah cukup menguras kas perusahaan karena biaya yang saat ini melambung.

Untuk diketahui, pengembangan platform mobil mencakup komponen dasar mobil, berfungsi sebagai dasar untuk mesin, interior dan eksterior.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam mengembangkan sebuah platform, perusahaan dapat menghabiskan biaya ratusan juta dolar, atau sekitar setengah dari biaya pengembangan mobil baru.

Baca juga: Mengenal Kode Pelat Nomor Kendaraan Dinas TNI

Spyshot Mitsubishi Outlander Sport generasi barucarscoops.com Spyshot Mitsubishi Outlander Sport generasi baru

Untuk alasan ini, tak heran jika beberapa model sering berbagi platform yang sama. Mitsubishi Motors sendiri sampai dengan Maret lalu, memiliki sekitar delapan platform.

Pabrikan berlogo tiga berlian kabarnya bakal mengurangi menjadi empat platform saja pada Maret 2026. Artinya platform Mitsubishi harus terpangkas 50 persen sampai lima tahun ke depan.

Dua platform untuk Asia Tenggara, yang menjadi pasar intinya, akan dipertahankan. Sementara dua platform yang tersisa akan dikembangkan bersama dengan aliansi Renault, Nissan, Mitsubishi.

Baca juga: Travel Gelap Bisa Dapat Izin Beroperasi, Tapi Jangan Pakai Luxio

Mitsubishi Pajero Final EditionPAULTAN.org Mitsubishi Pajero Final Edition

Sebagai informasi, Mitsubishi Motors disebut telah menderita kerugian selama dua tahun fiskal terakhir.

Oleh sebab itu, sejumlah model yang tidak menguntungkan dihentikan produksinya. Termasuk sedan pada 2016 dan SUV Pajero pada 2021

Merek mobil lain juga telah mengurangi investasi platform yang mahal. Subaru telah melakukan efisiensi untuk menjadikan satu, dua jenis platform sejak 2016.

Honda Motor akan bekerja sama dengan General Motors untuk mengembangkan platform untuk EV yang dijual di Amerika Utara, sementara Ford Motor berbagi platform EV dengan Volkswagen.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.