Mitos atau Fakta, Terjang Banjir Bikin Power Steering Jadi Rusak?

Kompas.com - 13/09/2021, 11:22 WIB
Kendaraan menerobos banjir di Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (21/1/2019). Hujan yang turun dengan intensitas cukup tinggi sejak Minggu (20/1/2019) sore menyebabkan aktivitas transportasi di kawasan bandara juanda tergenang banjir dengan ketinggian 30-50 cm. ANTARA FOTO/UMARUL FARUQKendaraan menerobos banjir di Jalan Raya Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (21/1/2019). Hujan yang turun dengan intensitas cukup tinggi sejak Minggu (20/1/2019) sore menyebabkan aktivitas transportasi di kawasan bandara juanda tergenang banjir dengan ketinggian 30-50 cm.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa wilayah di Indonesia sudah mulai turun hujan. Dengan kondisi hujan, pengemudi sebaiknya waspada jika terjadi banjir. Salah satu komponen mobil yang rawan mengalami kerusakan pada saat menerjang banjir yakni power steering.

Banyak yang beranggapan bahwa power steering dengan sistem elektrik dinilai lebih rawan rusak saat terkena banjir jika dibandingkan dengan power steering yang menggunakan sistem hidrolik.

Baca juga: Pahami Rumus 3 Detik Keramat Saat di Jalan Tol

Menanggapi hal tersebut, Dealer Technical Support Dept. Head PT TAM Didi Ahadi, mengatakan, angapan tersebut belum tentu benar. Sebab sekarang sistem elektrikal di power steering sudah ada penyesuaian.

Ilustrasi Elektrik Power SteeringGUIDEAUTOWEB.com Ilustrasi Elektrik Power Steering

"Kalau yang elektrik power steering itu ada dua tipe, ada yang motornya itu di kolong setir yang ada di bagian dalam kabin. Ada juga sistemnya yang di rack steer yang rentan kalau kena banjir," kata Didi kepada Kompas.com belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Banyak Motor Gagal Lewati Tanjakan Cinomati, Begini Tekniknya

Power steering yang masih menggunakan sistem motor di rack steer akan lebih berpotensi rusak karena posisinya yang berada di bawah. Hal ini akan memudahkan air masuk ke dalam komponen mesin power steering.

"Makanya sekarang itu sudah banyak yang memakai motor di kolong setir, bukan di rack steer lagi untuk mencegah kerusakan akibat banjir," ucap Didi.

Komponen power steering hidrolik.Ghulam/Otomania Komponen power steering hidrolik.

Sementara itu menurut Deni Adrian, Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong, penggunaan power steering yang menggunakan sistem hidrolik juga dapat mengalami kerusakan saat terendam banjir.

Baca juga: Tarif Bus AKAP Pandawa 87 Jakarta ke Banyuwangi, Tembus Rp 520.000

“Biasanya power steering hidrolik rusak karena selang atau seal karetnya sudah getas. Rusaknya komponen ini bisa karena pemakaian atau juga karena air dari luar yang menekan hingga rembes, dan membuat oli power steering tercampur air,” ucap Deni.

Sebaiknya pengemudi memilih jalur alternatif lain jika jalan tergenang banjir. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kerusakan komponen mobil yang lebih parah lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.