[POPULER OTOMOTIF] Xpander Mundur di Sitinjau Lauik, Masalahnya Bukan Soal FWD atau RWD | Yang Harus Dilakukan jika Telat Memperpanjang SIM

Kompas.com - 11/09/2021, 06:02 WIB
Mitsubishi Xpander melintas tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatera Barat. Youtube Sitinjau Lauik Truk VideoMitsubishi Xpander melintas tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatera Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengenai masalah mobil yang gagal menanjak bahkan mundur di Sitinjau Lauik, Sumatera Barat ternyata bukan masalah mobil penggerak roda depan atau belakang, melainkan kompetensi pengemudi dalam menghadapi tanjakan tersebut.

Kemudian bagi pemilik surat izin mengemudi (SIM) yang sudah habis masa berlakunya, itu berarti SIM sudah dinyatakan mati atau kadaluarsa. Pemiilik harus membuat SIM baru dengan mekanisme permohonan pembuatan SIM dari awal.

Topik lainnya yang sedang ramai disimak yakni tentang simulasi kredit Honda Brio RS. Konsumen dapat melakukan cicilan dengan cicilan muali Rp 2 jutaan.

Penasaran seperti apa, berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Jumat, 10 September 2021:

1. Xpander Mundur di Sitinjau Lauik, Masalahnya Bukan Soal FWD atau RWD

Mitsubishi Xpander Cross Rockford Fosgate Black Edition 2021KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Mitsubishi Xpander Cross Rockford Fosgate Black Edition 2021

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Video viral mengenai mobil-mobil yang mundur di tanjakan Sintinjau lauik, Sumatera Barat belakangan bikin heboh. Pasalnya, hampir semua mobil bisa mengalami masalah serupa, salah satunya Mitsubishi Xpander yang notabene penggerak depan (FWD).

Masalahnya bukan soal penggerak roda depan (FWD) ataupun mobil dengan penggerak roda belakang (RWD), namun kunci melewati tanjakan tersebut ada pada cara pengemudi dalam mengambil lajur jalan yan benar.

Baca juga: Xpander Mundur di Sitinjau Lauik, Masalahnya Bukan Soal FWD atau RWD

2. Ini yang Harus Dilakukan jika Telat Memperpanjang Masa Berlaku SIM

Ilustrasi cara dan prosedur membuat SIM lama dan Smart SIM  polri.go.id Ilustrasi cara dan prosedur membuat SIM lama dan Smart SIM

Bagi pemilik surat izin mengemudi (SIM) yang telah habis masa berlakunya dan tidak sempat memperpanjang maka SIM akan dianggap mati. Perlu diingat, masa berlaku SIM di Indonesia yakni lima tahun dan dapat diperpanjang.

Pemilik SIM dapat melakukan perpanjangan SIM minimal 14 hari sebelum masa berlaku habis. Namun jika terlambat memperpanjang, pemilik SIM harus membuat SIM baru dan mengikuti ujian dari awal.

Baca juga: Ini yang Harus Dilakukan jika Telat Memperpanjang Masa Berlaku SIM

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.