Optimistis Elektrifikasi, EVCuzz Kejar Target Ribuan SPKLU pada 2025

Kompas.com - 02/09/2021, 11:42 WIB
Peluncuran SPKLU EVCuzz KOMPAS.com/STANLY RAVELPeluncuran SPKLU EVCuzz

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski terkesan lambat lantaran harga yang masih tinggi, EVCuzz sebagai pemain lokal baru yang menggeluti infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik optimistis melihat peluang besar kemajuan mobil listrik di beberapa tahun mendatang.

Lantaran itu, EVCuzz yang merupakan perseroan PT Exelly Elektrik Indonesia siap mengembangkan sayap penempatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di tiap lokasi setiap tahunnya.

"Tahun ini kami fokus di 70 lokasi akan kami pasang (SPKLU), tahun depan itu 100 unit. Kita tiap tahun berusaha untuk dikelipatan, jadi di 2023 kita bisa double up dengan target di 2025 hampir 2.000 lokasi kita akan pasang," ucap Abdul Rahman Elly, Founder dan CEO PT Exelly Elektrik Indonesia, dalam seremoni peluncuran virtual pada Selasa (31/8/2021).

Baca juga: Kemenperin Buka Pintu Investasi Industri Cip Semikonduktor

Lebih lanjut Rahman mengatakan, penempatan SPKLU yang sekarang memang dimulai dari yang kecil, yakni AC7kW dan AC22kW.

Peluncuran SPKLU EVCuzzEVCuzz Peluncuran SPKLU EVCuzz

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, nantinya secara bertahap ditargetkan pada 2026 EVCuzz akan menggunakan kapasitas yang lebih besar dengan arus DC, yakni mulai DC40kW, 50kW, 80kW, 120kW, hingga 350kW.

Sebagai target awal, fokusnya akan dikembangkan di seluruh Pulau Jawa dan Bali. Hal tersebut karena peta sebaran kendaraan listrik memang cukup potensial di dua pulau tersebut.

Untuk sebaran SPKLU sendiri, Rahman mengatakan, pola bisnisnya akan dilakukan dengan menggandeng gedung-gedung swasta, mulai dari pusat perbelanjaan, perumahan, parkiran, perkantoran, hingga lainnya.

"Kita hosting di seluruh gedung komersial di Indonesia berangkat dari Jawa-Bali. Kita kerja sama dengan gedung-gedung swasta dan bagi hasil dengan yang punya gedung," ucap Rahman.

Baca juga: Kementerian ESDM Ungkap Tantangan Kendaraan Listrik di Tanah Air

Peluncuran SPKLU EVCuzzKOMPAS.com/STANLY RAVEL Peluncuran SPKLU EVCuzz

Tak hanya itu, mengusung perusahaan anak bangsa, Rahman mengeklaim juga mengupayakan agar produknya menggunakan material dalam negeri. Meski belum terlalu besar, dipastikan tiap tahun akan ditingkatkan nilai kandungan lokalnya.

"Sebagai pelaku usaha SPKLU, kita juga harus sesuai regulasi, kami juga meminta mitra lokal untuk selalu meningkatkan TKDN. Untuk saat ini TKDN kami 40 persen, diharapkan bisa sampai 80 persen," ucap Rahman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.