Efek Bus dan Truk Oleng, Bisa Rusak Kaki-Kaki

Kompas.com - 04/08/2021, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comBus dan truk yang melakukan aksi oleng memang masih terjadi di Indonesia. Terkadang pengemudi merasa keren ketika bisa membuat bodi bus atau truk seolah-olah bergoyang.

Bahkan banyak juga yang merekam aksi oleng yang nantinya diedit dan diunggah ke media sosial. Dengan adanya perekam tadi, aksi oleng semakin viral dan banyak yang mengikuti aksi tersebut, berharap bisa terkenal.

Padahal ketika melakukan aksi oleng, selain rawan terguling, bisa juga merusak beberapa komponen yang ada di truk atau bus, terutama bagian kaki-kaki. Lalu mengapa bisa komponen tadi jadi rusak?

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Syarat Perjalanan Darat Masih Berlaku

Tangkapan layar video viral pengemudi bus lakukan oleng.FACEBOOK Tangkapan layar video viral pengemudi bus lakukan oleng.

Deputy GM Product Division PT Hino Motors Sales Indonesia Prasetyo Adi mengatakan, aksi oleng lama-lama pasti merusak bagian kaki-kaki. Hal ini disebabkan berat kendaraan yang terus bergeser.

“Titik berat kendaraan yang terus bergeser otomatis beban yang diterima kaki-kaki bertambah atau berkurang. Jadi lama-lama pasti akan berpengaruh pada komponennya,” ucap Prasetyo kepada Kompas.com, Selasa (3/8/2021).

Prasetyo menjabarkan, komponen yang bisa rusak misalnya seperti shock absorber, sasis, bearing, dan lainnya. Karena sering dibuat tidak stabil, beban yang diterima dari kaki-kaki jadi tidak merata, sehingga bisa cepat rusak.

Baca juga: Toyota Resmi Luncurkan Land Cruiser 300, Harga Mulai Rp 600 Jutaan

“Biasanya memang begitu, efek ini memang tidak terasa secara langsung, namun bertahap,” kata Prasetyo.

Tentu saja hal ini bisa membuat perusahaan rugi. Mengingat truk dan bus adalah kendaraan niaga yang bertugas untuk menjadi alat produksi. Jika mengalami kerusakan lebih cepat, kendaraan jadi tidak bisa digunakan untuk bekerja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.