Pabrik Baterai Ada di Indonesia, Harga Kendaraan Listrik Bisa Turun Signifikan

Kompas.com - 01/08/2021, 13:01 WIB
Ilustrasi baterai untuk mobil elektrifikasi SHUTTERSTOCK/ROMAN ZAIETSIlustrasi baterai untuk mobil elektrifikasi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengapresiasi langkah Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution yang menginvestasikan dana senilai 1,1 miliar dolar AS untuk membangun pabrik sel baterai di Karawang, Jawa Barat.

Pasalnya, melalui pabrik yang akan beroperasi pada semester pertama 2024 tersebut harga kendaraan listrik bisa turun secara signifikan dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Mengingat, baterai merupakan komponen utama pada kendaraan berteknologi listrik yang berkontribusi sekitar 25-40 persen dari penentuan harga jualnya.

Baca juga: Sebelum Diproduksi, Ini yang Harus Dipenuhi Kendaraan Listrik

Ilustrasi baterai mobil listrik LG Chemhttps://www.caixinglobal.com/ Ilustrasi baterai mobil listrik LG Chem

"Kita sangat apresiasi terhadap investasi mereka untuk membangun pabrik baterai karena akan membantu ekosistem elektrifikasi dan mendorong agar produsen kendaraan mengarah pada produksi kendaraan listrik (EV)," katanya, Sabtu (31/7/2021).

"Dengan dibangun pabrik sel baterai di Indonesia, kita bisa mendapat bahan baku dalam negeri sendiri. Saya kira, ini bisa mengurangi komponen cost 30 persen sampai 40 persen," lanjut Agus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanya saja ia belum bisa memperkirakan penurunan harga mobil dan sepeda motor listrik nantinya. Karena, dalam menentukan harga jual ke pasar terdapat berbagai elemen yang harus dihitung.

Baca juga: Efek Pandemi, Penyelenggara MotoGP Rugi 94 Juta Euro di Musim Lalu

Menperin Agus GumiwangDokumentasi humas kemenperin Menperin Agus Gumiwang

"Pastinya harga dari EV bisa sangat kompetitif. Kita berharap, produk EV dari Hyundai tidak hanya melayani pasar domestik tetapi juga pasar luar negeri," ucap dia.

Sebagai informasi, kendaraan listrik menggunakan baterai lithium ion dengan bahan aktif katoda diantaranya unsur lithium, nikel, kobalt, mangan dan alumunium.

Katoda sendiri, memberikan kontribusi paling tinggi terhadap harga sel baterai lithium yakni sekitar 34 persen.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.