Gaikindo Harap PPKM Darurat Tidak Guncang Industri Otomotif Nasional

Kompas.com - 01/07/2021, 09:22 WIB
IIMS Hybrid 2021 Foto: DyandraIIMS Hybrid 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam upaya menekan penyebaran virus corona alias Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan, Pemerintah RI berencana menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Saat ini, kebijakan terkait sedang dibicarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan beberapa kepala daerah lainnya bersama menteri yang secara langsung bersinggungan.

Secara garis besar, PPKM darurat akan diterapkan di Jawa dan Bali secara ketat dan berlaku dalam waktu dekat. Di dalamnya meliputi 100 persen work from home (WFH) untuk sektor tertentu.

Baca juga: PPKM Darurat, Bagaimana Perhelatan GIIAS 2021?

Toyota IIMS Hybrid 2021TAM Toyota IIMS Hybrid 2021

Dengan demikian, sektor otomotif berpotensi mendapatkan dampak kebijakan tersebut. Sebab, aktivitas pabrik, kantor, dan diler harus disesuaikan kembali.

"Tapi kita tunggu dulu peraturannya seperti apa. Kita tentu akan patuhi," ujar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto kepada Kompas.com, Rabu (30/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mudah-mudahan tidak terlalu besar (dampak) terhadap penjualan dan produksi kendaraan bermotor serta komponen terkait," lanjut dia.

Apalagi, saat ini industri otomotif nasional tengah berada di proses pemulihan usai terdampak pandemi Covid-19 setahun belakangan. Khususnya, setelah diterapkan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mulai 1 Maret 2021 lalu.

Baca juga: Bahaya Laten Motor Ada di Belakang Truk, Bisa Terlindas

Ilustrasi produksi mobil Toyota Fortuner di pabrik TMMIN di Karawang, Jawa Barat.Istimewa Ilustrasi produksi mobil Toyota Fortuner di pabrik TMMIN di Karawang, Jawa Barat.

Berdasarkan data Gaikindo, pada periode tersebut penjualan mobil baru naik hingga 28,8 persen. Lalu satu bulan setelahnya, kenaikan permintaan semakin melonjak sampai 277 persen dibanding tahun lalu.

Adapun penjualan ritel, secara akumulatif, Januari–April 2021, menurut data Gaikindo naik 5,9 persen menjadi 257.953 unit. Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80.000 per bulan.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.