Diskon PPnBM 100 Persen Diperpanjang, Kapan Harga Mobil Turun Lagi

Kompas.com - 14/06/2021, 07:22 WIB
Daihatsu Rocky ADS KOMPAS.COM/STANLY RAVELDaihatsu Rocky ADS

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah resmi memperpanjang pemberian insentif PPnBM 0 persen untuk mobil baru. Dari yang semula berakhir Mei, kini dilanjutkan hingga Agustus 2021.

Namun kabar tersebut rupanya cukup mendadak, karena banyak agen pemegang merek (APM) yang belum bisa langsung memberikan kepastian kapan harga mobilnya akan segera diturunkan kembali, salah satunya seperti Daihatsu.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relations Division Head PT. Astra International-Daihatsu Sales Operation mengatakan, adanya informasi perpanjangan diskon PPnBM 100 persen pasti akan membuat harga mobil kembali turun, namun kapannya masih menunggu aturan resmi.

Baca juga: Daihatsu Rocky dan Toyota Raize 1.2L Bakal Dapat Diskon PPnBm 100 Persen

Daihatsu Rocky. Model terbaru di kelas SUV Kompak dengan fitur dan teknologi baru. Rocky mengusung platform DNGAKOMPAS.com/SETYO ADI Daihatsu Rocky. Model terbaru di kelas SUV Kompak dengan fitur dan teknologi baru. Rocky mengusung platform DNGA

"Iya tentu akan ada perubahan harga kembali sebesar ketentuan diskon PPnBM 100 persen seperti Meret sampai Mei lalu. Namun saat ini baru pengumuman secara resminya saja, kami masih tunggu aturan dasar dan juklaknya," ucap Hendrayadi kepada Kompas.com, Minggu (13/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, aturan dasar hukum dan juklak penting untuk mendapat kepastian terkait kapan pemberlakuan perpanjangan diskon PPnBM 0 persen tersebut akan mulai diterapkan.

Karena sejauh ini, informasi yang diterima baru hanya sekadar pengumuman dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), belum dengan aturan detail.

Baca juga: Resmi, Ini Alasan Pemerintah Perpanjang Insentif PPnBM 0 Persen Hingga Agustus 2021

"Pengumuman baru disampaikan 13 Juni. Agar mendapat kepastian aturan tersebut akan diberlakukannya mulai per tanggal berapa di bulan ini, kami menunggu juklaknya dulu," kata Hendrayadi.

Pekerja membersihkan mobil di area stan Honda saat pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pekerja membersihkan mobil di area stan Honda saat pembukaan IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung pada 15-25 April itu digelar secara daring (online) dan kunjungan langsung dengan pembatasan kapasitas dan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Hal serupa sebelumnya juga dikatakan oleh Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM).

Menurut Billy, sebelum mengambil langkah untuk melakukan perubahan harga dari jajaran produk yang mendapatkan relaksasi, pihaknya tetap akan menunggu aturan resmi.

"Saat ini kami masih menunggu sampai keseluruhan instrumen legal sebagai dasar hukum di-publish," kata Billy.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.