Penjualan Mobil Tahun Ini Diprediksi Capai 750.000 Unit

Kompas.com - 12/06/2021, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Adanya insentif dari pemeritah berupa relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), telah memberikan secercah harapan buat penjualan mobil nasional.

Seperti diketahui pada 2020, berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil secara wholesales hanya meraih 532.027 unit.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto, mengatakan, penjualan mobil saat ini telah mengalami peningkatan yang cukup tajam dari bulan-bulan sebelumnya.

Baca juga: Penerapan Ganjil Genap di Jakarta Jangan Terlalu Terburu-buru

Toyota IIMS Hybrid 2021TAM Toyota IIMS Hybrid 2021

Menurutnya, pertumbuhan itu, tidak lepas dari hadirnya berbagai insentif, salah satunya diskon PPnBM yang berlaku 1 Maret lalu.

Jongkie pun memproyeksikan penjualan mobil tahun ini bisa lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

"Mudah-mudahan tahun ini penjualan tembus 750.000 unit," ucap Jongkie, dalam webinar yang disiarkan Youtube Kementerian Perdagangan (10/6/2021).

Baca juga: Trik Jaga Ban Kiri Mobil Tidak Tercebur ke Parit

Daihatsu di IIMS Hybrid 2021KOMPAS.COM/STANLY RAVEL Daihatsu di IIMS Hybrid 2021

Jongkie juga berharap tahun depan penjualan mobil baru bisa kembali normal, seperti sebelum pandemi Covid-19 yang berkisar 1,1 juta sampai 1,2 juta unit kendaraan.

"Jadi, nanti tahun 2022 mudah-mudahan kembali ke angka normal. Itu harapan kami," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.