Terjadi Lagi, Aksi Ugal-ugalan Pengemudi Truk di Jalan Raya

Kompas.com - 10/06/2021, 08:02 WIB
truk ugal-ugalan instagram.com/dashcamindonesiatruk ugal-ugalan


JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi truk oleng di jalan raya kembali terjadi. Kondisi ini seakan sudah menjadi tren yang sengaja dilakukan agar pengemudi dan kernet terlihat keren saat sedang membuat truk berjalan oleng.

Seperti video yang diunggah oleh akun instagram @dashcamindonesia. Dalam rekaman tersebut terlihat pengemudi truk yang berkendara secara ugal-ugalan di daerah Sidebuk-Debuk arah Medan, Sumatera Utara.

Kejadian ini pun direkam oleh pengendara lain yang tedengar antusias melihat aksi truk ini.

Baca juga: Thailand Punya Skuter Listrik Buatan Sendiri, Cocok Buat Ojol

Menganggapi video tersebut, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, itu merupakan kelakuan bodoh yang dipertontonkan dan dibanggakan.

“Dia tidak hanya mempermalukan diri sendiri. Tapi dengan adanya video viral ini, kita belajar untuk tidak berbuat hal yang sama bodohnya,” ucap Sony saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sony, sebagai pengemudi seharusnya bisa bertanggung jawab. Tetapi, yang ada di video tersebut justru sudah melanggar hukum karena membiarkan tindakan bahaya.

Pengemudi itu bertanggung jawab terhadap keselamatan diri, orang lain, lingkungan, barang bawaan, dan kendaraan. Ketika truk dibuat oleng, risiko selipnya tinggi saat bertemu jalan yang berpasir, oli, maupun air,” kata dia.

Baca juga: PPnBM 50 Persen, Cicilan Toyota Raize per Bulan Mulai Rp 3,7 Jutaan

Sony melanjutkan, jangan merasa paling hebat dengan melakukan aksi yang berbahaya di tempat umum dan bisa mencederai orang lain.

Kemudian, bagi pengendara atau pengemudi lainnya, jangan dekat-dekat dengan truk yang seperti ini.

“Karena kalau dia jatuh dan menyenggol mobil kita sekalipun kita tidak salah, maka bisa terseret kasus hukum,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X