Ritual yang Harus Dilakukan Pemilik Mobil Usai Mudik Lebaran

Kompas.com - 16/05/2021, 17:01 WIB
Lalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOLalu lintas kendaraan di Tol Dalam Kota Jakarta tampak padat pada jam pulang kerja di hari ketiga pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua, Rabu (16/9/2020). Pembatasan kendaraan bermotor melalui skema ganjil genap di berbagai ruas Ibu Kota resmi dicabut selama PSBB tahap dua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski pemerintah secara resmi telah memberlakukan larangan mudik Lebaran sejak 6 hingga 17 Mei 2021, nyatanya masih banyak masyarakat yang nekat untuk tetap melakukan mudik.

Puncak arus balik mudik Lebaran pun diprediksi akan terjadi pada akhir pekan ini, Minggu (16/5/2021).

Bagi pemudik dengan mobil pribadi yang telah kembali ke kota asal, disarankan untuk tidak lupa mengecek kondisi mobil.

Sebab setelah digunakan untuk perjalanan jauh, tak jarang ada beberapa komponen yang aus dan harus secepatnya diganti, salah satunya kopling.

Baca juga: Emak-emak Ngamuk Disuruh Putar Balik, Ingat Etika Menghadapi Polisi

Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong Deni Adrian mengatakan, kopling biasanya bermasalah akibat cara penggunaan yang tidak tepat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Seperti kalau kena macet panjang, pengemudinya tidak bisa main rem parkir (handbrake), koplingnya dibiarkan setengah main. Jadi cepat rusak,” ujar Deni kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ilustrasi perbaikan mobil Toyota Rush di bengkel Auto2000Dok. Auto2000 Ilustrasi perbaikan mobil Toyota Rush di bengkel Auto2000

Masalah lain yang kerap ditemui usai mudik menurut Deni adalah goresan pada bodi mobil.

“Mungkin ada yang habis menyerempet. Perbaikan bodi mobil yang baret ini biasanya habis liburan ada kenaikan permintaan,” kata dia.

Selain kopling dan bodi, faktor lain yang juga tak kalah penting adalah oli. Pastikan pemilik mobil memeriksa komponen cairan penting ini.

Kendaraan yang digunakan pada jarak jauh dan waktu yang lebih lama dari biasanya, maka tingginya suhu mesin dapat membuat kekentalan oli dan volumenya berkurang.

Baca juga: Belajar Mobil Tidak Boleh Asal, Risikonya Kecelakaan

“Pastikan tidak terdapat kebocoran dengan melihat adanya rembesan oli atau tidak,” ucap Deni.

Terkahir, adalah kondisi kaki-kaki. Pemilik kendaraan sebaiknya memeriksa kondisi shockbraker, kampas rem, lower-arm, dan jangan lupa keausan ban serta tekanan angin.

Pasalnya, kondisi serta medan jalan yang bervariasi, memaksa komponen ini bekerja ekstra dalam menopang kendaraan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X