Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup pada Jalur Wisata Karanganyar

Kompas.com - 15/05/2021, 08:02 WIB
M. Adika Faris Ihsan,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah mulai ramai. Kepadatan tampak di simpang tiga Keprabon, Kecamatan Karangpandan, Jumat (14/5/2021).

Padatnya lalu lintas di Kabupaten Karanganyar disebabkan banyaknya kendaraan yang melintas menuju sejumlah objek wisata dan pusat kuliner di daerah Ngargoyoso maupun Tawangmangu.

Diperkirakan puncak kepadatan lalu lintas akan berlangsung pada akhir pekan ini, 15-16 Mei. Oleh karena itu, Satlantas Polres Karanganyar sudah mempersiapkan rencana untuk sistem buka tutup arus lalu lintas.

Baca juga: Kesalahan Klasik Pemilik Motor Injeksi Saat Menghidupkan Mesin

"Jalur utara atau dari Karangpandan-Tawangmangu akan dibuat satu arah jika terjadi kepadatan arus lalu lintas saat pagi hingga siang hari. Kemudian arus lalu lintas dari arah sebaliknya akan dialihkan menuju ke Matesih,” kata Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko melalui keterangan resminya, Jumat (14/5/2021).

Saat arus balik dari arah lokasi wisata, kendaraan yang berasal dari arah Karanganyar menuju ke Tawangmangu akan dialihkan melalui jalur Matesih, mulai dari simpang empat Karangpandan.

Lebih lanjut Sarwoko mengatakan, penerapan sistem buka tutup tersebut kondisional melihat situasi arus lalu lintas di lapangan nantinya.

Baca juga: Lebih Baik Mana, Ban Kurang Tekanan Udara atau Kelebihan Udara?

Satlantas Polres Karanganyar juga telah mendirikan pos pelayanan di Karangpandan dan Tawangmangu dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Candi 2021.

Dari pantauan di lapangan, penyebab lain kemacetan lalu lintas ini juga diakibatkan oleh banyaknya kendaraan yang diparkir di sekitar pasar dan terminal Tawangmangu. Oleh sebab itu, akan dilakukan pula penertiban parkir di area tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Perjuangan Petugas Penyelamat Gempa Myanmar, Bertaruh Nyawa di Bangunan Miring dan Ambruk
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau