Kompas.com - 10/05/2021, 04:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comPandemi Covid-19 di Indonesia bisa dibilang sangat memengaruhi kondisi ekonomi. Salah satu yang terdampak dari pandemi adalah industri komponen pendukung otomotif, penjualan ban mobil.

Ketika kondisi ekonomi sedang sulit, sebagian orang memilih untuk tidak melakukan penggantian ban. Belum lagi dengan adanya larangan mudik, mobil yang biasa digunakan harus diam di rumah.

Selain itu, bengkel penjual ban juga harus menyusun strategi, salah satunya dengan menjual lewat e-commerce. Jonny, pemilik bengkel ban Pitstop di Karawaci, Tangerang mengatakan, penjualan ban di kala pandemi sangat terbantu dengan adanya e-commerce.

Baca juga: Warga Jakarta Boleh ke Bodetabek atau Sebaliknya, Asal Bukan Mudik

Ilustrasi toko banKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Ilustrasi toko ban

“Kita sudah punya toko di e-commerce sudah tiga tahun. Penjualan saat ini bisa dibilang 60 persen dari e-commerce,” ucap Jonny kepada Kompas.com, Sabtu (8/5/2021).

Bahkan Jonny mengatakan kalau penjualan lewat lapak daring di kala pandemi jauh lebih tinggi dibanding saat normal. Ada beberapa keuntungan yang dirasakan ketika menjual ban lewat lapak online.

“Mereka ada yang beli lewat online dan pasang di sini, ada juga yang cuma cek harga tapi bayar langsung di toko,” kata Jonny.

Baca juga: Berpapasan dengan Mobil Lain di Tanjakan, Mana yang Harus Didahului?

Jonny juga mengatakan saat ini 90 persen pembeli mencari harga dahulu lewat aplikasi. Jika dirasa harga sudah pas, baru datang ke toko untuk membelinya. Selain itu, beli lewat e-commerce juga bisa dikirim ke seluruh Indonesia.

“Kita pernah kirim sampai ke Papua, enggak tahu kenapa, apa di sana enggak ada yang jual. Terus saya lihat, kenapa banyak yang lewat e-commerce sekarang, mereka pada memanfaatkan cicilan dan cashback,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.