Efek Insentif PPnBM, Penjualan Mobil Bisa Tumbuh sampai Akhir Tahun

Kompas.com - 29/04/2021, 18:01 WIB
Daihatsu di IIMS Hybrid 2021 KOMPAS.COM/STANLY RAVELDaihatsu di IIMS Hybrid 2021
|

JAKARTA, KOMPAS.comPenjualan mobil diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang tinggi pada kuartal kedua tahun ini, terutama pada periode April dan Mei sebagai efek dari relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

Mohammad Faisal, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, mengatakan, penjualan mobil bisa tumbuh hingga dua digit.

Prediksi ini tercermin dari penjualan mobil yang meningkat signifikan pada Maret 2021, padahal relaksasi baru diberikan untuk mobil dengan kriteria di bawah 1.500 cc.

Baca juga: Mulai Juni Bus BTS Beroperasi di Bogor, Ini Rutenya

Toyota IIMS Hybrid 2021TAM Toyota IIMS Hybrid 2021

“Di April sudah bertambah diberikan relaksasi PPnBM untuk kendaraan mobil dengan kriteria 1.500-2.500 cc,” ujar Faisal, Kamis (29/4/2021).

“Kami perkirakan di April dan Mei 2021 akan ada peningkatan lagi penjualan kendaraan bermotor lebih dari 11 persen,” kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, insentif pajak yang diberikan pemerintah itu bakal mendorong penjualan mobil hingga akhir 2021.

Baca juga: Komparasi Tenaga Mesin Raize Rocky dengan Magnite, Sonet dan Ignis

Suasana pameran di booth Mitsubishi Motors IIMS Hybrid 2021 di Hall A1 JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Mitsubishi Motors ikut memeriahkan Indonesia International Motor Show (IIMS) yang berlangsung dari 15-25 April 2021, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Suasana pameran di booth Mitsubishi Motors IIMS Hybrid 2021 di Hall A1 JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (15/4/2021). Mitsubishi Motors ikut memeriahkan Indonesia International Motor Show (IIMS) yang berlangsung dari 15-25 April 2021, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini tentu memberikan dampak positif bagi kinerja industri otomotif, yang kondisi pasarnya cenderung lesu pada 2019, bahkan sempat anjlok akibat pandemi Covid-19 tahun 2020.

Sebelumnya, Gaikindo mencatat penjualan wholesales pada Maret lalu mencapai 84.910 unit. Atau meningkat 72,6 persen dari pencapaian Februari sebelumnya.

Sementara penjualan retail berhasil menembus 77.511 unit atau naik 65,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sebanyak 46.943 unit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X