TransJakarta Segera Mengoperasikan Bus Listrik

Kompas.com - 05/04/2021, 12:02 WIB
Bus Listrik Transjakarta TransjakartaBus Listrik Transjakarta

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) berencana untuk menghadirkan dan mengoperasikan bus listrik pada awal semester II 2021.

Rencananya, kurang lebih 30 armada bus listrik akan mulai dioperasikan dan bertahap sampai 100 unit di tahun 2021.

Direktur Utama PT TransJakarta Sardjono Jhonny Tjitrokusomo mengatakan, telah mempersiapkan beberapa perangkat menuju pengoperasian bus listrik.

“Perangkat dalam artian dari sisi aturan, keputusan direksinya seperti apa, pengadaan di saat percepatan, lalu rutenya nanti yang digunakan juga disiapkan,” ucap Jhonny kepada Kompas.com, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Kesal KIR Diambil Dishub, Sopir Truk Blokade Jalan

Karyawan mengendarai bus listrik saat uji coba di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang.ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Karyawan mengendarai bus listrik saat uji coba di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang.

Namun untuk persoalan persiapan armada bus listrik yang akan dioperasikan, Jhonny mengatakan kalau hal tersebut ada di tangan operator. Jadi TransJakarta sedang mempersiapkan draft kontrak dengan operator terkait bus listrik.

“Kita sedang men-draft-kan kontrak bersama operator tentang bus listrik. Nanti operator yang sudah melakukan purchase order akan melakukan negosiasi dengan manufaktur,” kata Jhonny.

Baca juga: Hasil MotoGP Doha 2021: Quartararo Juara, Rusak Pesta Ducati

Jhonny mengatakan, sampai saat ini semua operator mau mengoperasikan bus listrik. Untuk pengadaan bus listrik sebagai armada transJakarta, ada perbedaan waktu jika dibandingkan dengan bus solar biasa.

“Kalau bus solar, kita memberikan waktu satu tahun untuk pengadaan dan sebagainya. Tapi karena bus listrik adalah program unggulan, maka siapa (operator) yang sudah punya confirm order soal bus listrik, itu yang kita layani,” ucapnya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X