Kena Tilang ETLE tapi Kendaraan Sudah Dijual, Ini Cara Mengurusnya

Kompas.com - 25/03/2021, 16:01 WIB
Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa. Aprillio AkbarKendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Program tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) berskala nasional untuk menindak para pelanggar lalu lintas resmi mulai diberlakukan pada Selasa (22/3/2021).

Pada tahap pertama, terdapat 12 Polda di Indonesia yang menerapkan tindakan hukum tersebut, satu diantaranya ialah Polda Metro Jaya atau wilayah DKI Jakarta.

Untuk prosedur penilangannya, kamera ETLE yang terpasang di jalan secara otomatis akan menangkap pelanggaran lalu lintas tertentu yang dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor.

Baca juga: Ada ETLE, Polisi Tegaskan Tilang Manual Tetap Berlaku

Sejumlah kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di salah satu ruas jalan,  di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/3/2021). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencanangkan penerapan tilang elektronik  atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional sebagai salah satu program prioritas dengan target penerapan tahap pertama dimulai pada Maret 2021 di 10 Polda dan tahap kedua Pada April 2021 di 12 Polda. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp.ANTARA FOTO/ARNAS PADDA Sejumlah kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di salah satu ruas jalan, di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/3/2021). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mencanangkan penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara nasional sebagai salah satu program prioritas dengan target penerapan tahap pertama dimulai pada Maret 2021 di 10 Polda dan tahap kedua Pada April 2021 di 12 Polda. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/hp.

Kemudian data terkait akan dikirim ke back office ETLE di RTMC Polda Metro Jaya untuk dikaji lebih jauh dan menerbitkan surat konfirmasi ke alamat pelanggar tadi.

Pengendara akan diberi waktu 8 hari untuk konfirmasi melalui website https://etle-pmj.info/id atau datang langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum.

Tapi, bagaimana jika kendaraan yang tertangkap kamera ETLE tersebut sudah berpindah tangan atau dijual?

Dilansir dari situs ETLE Polda Metro Jaya, pengendara yang mendapatkan surat konfirmasi bisa melakukan pengaduan ke Subdit Gakkum Polda Metro Jaya.

Pengendara tersebut dapat melakukan konfirmasi tentang identitas pengendara baru atau memberikan informasi bahwa kendaraan telah dijual.

Baca juga: ETLE Juga Incar TNI, Polri, dan Pejabat yang Langgar Lalu Lintas

etle-pmj.infoetle-pmj.info etle-pmj.info
 

"Dengan melakukan konfirmasi dan memberikan informasi pengendara baru, maka Anda sudah berpartisipasi dalam usaha menertibkan kepemilikan kendaraan," tulis keterangan itu.

"Dalam skenario terburuk di mana kendaraan terkait digunakan untuk tindakan kriminal, maka Anda sudah membantu mempermudah penyelidikan," lanjutnya.

Setelah melakukan konfirmasi, petugas akan menerbitkan tilang untuk pembayaran denda. Jika notifikasi itu diabaikan dalam 15 hari STNK akan diblokir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X