Mengulik Fitur Tersembunyi pada Toyota Fortuner Facelift

Kompas.com - 29/01/2021, 19:01 WIB
Test Drive Toyota Fortuner KOMPAS.com/DIO DANANJAYATest Drive Toyota Fortuner
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Toyota Fortuner facelift yang meluncur pada Oktober 2020 tak hanya mendapat ubahan dari sisi eksterior dan interiornya saja. Jika diperhatikan lebih mendalam, ada sejumlah fitur baru pada SUV ladder frame ini.

Salah satu yang baru adalah head unit yang sudah bisa mendukung kamera 360 derajat. Fitur ini tidak hanya berguna untuk menambah visibilitas ketika parkir atau sedang berjalan di area yang sempit.

Tapi juga bisa mendeteksi pergerakan mobil, bahkan hampir menyerupai fitur keselamatan Toyota Safety Sense (TSS), namun dengan teknologi yang lebih sederhana.

Baca juga: BMW X1, X3 dan X5 Terbaru, Goda Para Sultan Indonesia

Review Toyota New Fortuner VRZ TRD Sportivo untuk harianKompas.com / Setyo Adi Review Toyota New Fortuner VRZ TRD Sportivo untuk harian

Pasalnya, fitur ini seperti memanfaatkan empat buah kamera yang terdapat di setiap sudut mobil (depan, samping dan belakang)

Dengan memanfaatkan komponen di atas, membuat Toyota Fortuner facelift, khususnya pada varian 4x2 2.4 VRZ TRD Sportivo yang kami coba, bisa memiliki fitur Moving Object Detection, Headway Warning System, Lane Departure Warning dan juga Blind Spot Warning System.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, fitur-fitur di atas memang tidak bisa langsung berfungsi secara otomatis. Pada head unit, Anda harus masuk ke menu surround monitor yang menampilkan visual 360 derajat.

Baca juga: Mau Masuk Indonesia, Toyota Raize Jadi SUV Terlaris Jepang pada 2020

Ilustrasi head unit Toyota Fortuner facelift.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Ilustrasi head unit Toyota Fortuner facelift.

Di mode ini, semua fitur di atas bisa diaktifkan. Misalnya ketika Anda mengaktifkan lampu sein kanan atau kiri, fitur Blind Spot Detection bisa aktif dengan cara menangkap hasil gambar dari kamera 360 derajat.

Sedangkan untuk fitur Moving Object Detection pada bagian belakang, bisa juga aktif begitu tuas transmisi masuk ke posisi R.

Tapi tidak hanya itu saja, sejumlah fitur baru juga disematkan ke mobil ini. Sebut saja wireless charging, serta pintu belakang elektris dengan sensor kaki.

Baca juga: Motor Listrik Mulai Menjamur, tapi Mengapa Merek Jepang Cuek Bebek?

Test Drive Toyota FortunerKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Test Drive Toyota Fortuner

Meski begitu, untuk fitur pintu belakang elektris, Anda harus mempelajari dulu cara menggunakannya.

Sebab dengan sensor yang letaknya menyempil dan tidak begitu sensitif, posisi gerakan kaki harus pas mengenai sensor saat ingin membuka pintu belakang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X