Modifikasi Lampu Mobil, Jangan Abaikan Sambungan Kabel

Kompas.com - 16/01/2021, 13:04 WIB
Ilustrasi modifikasi lampu depan atau headlamp kendaraan SACS Speedglow Ilustrasi modifikasi lampu depan atau headlamp kendaraan

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan perubahan atau penambahan suatu fungsi di kendaraan agar mendapatkan hasil optimal bisa dilakukan pada berbagai sektor, tidak terkecuali lampu.

Pasalnya, tak sedikit pemilik atau pengemudi yang merasa pancaran cahaya yang dikeluarkan oleh kendaraannya kurang terang sehingga dalam beberapa kasus tertentu menyulitkan penglihatan.

Hanya saja, modifikasi di bagian ini tidak bisa sembarangan. Ada aturan main yang harus dipatuhi agar hasil yang didapatkan maksimal dan tak menyalahi aturan lalu lintas jalan.

Baca juga: Bisa atau Tidak SIM Gantikan KTP Saat Bayar Pajak Kendaraan?

Ilustrasi lampu mobil.Autoguide.com Ilustrasi lampu mobil.

"Tindakan modifikasi kendaraan khususnya mobil masih sering dilakukan. Kita memang tak bisa mencegahnya, tapi kami sendiri terus mengimbau agar sesuai ketentuan dan mengerti risikonya," ucap Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ketentuan yang dimaksud ialah melakukan modifikasi tanpa mengganti warna dari lampu dan memperhatikan penyambungan kabel dengan benar. Hindari nyuntik atau hanya asal menyambung kabel, gunakanlah soket sendiri.

"Sebab risiko dari nyuntik itu bisa terjadi korsleting, jadi perhatikan bagian ini. Paling baiknya adalah modifikator terkait membuat soket sendiri untuk fungsi tambahannya," kata Anjar.

"Kalau disambung-sambung gitu dikhawatirkan pemasangan kembalinya tidak baik, jadi ada yang terkelupas. Lambat laun, bagian itu akan kena panas dan lelehannya bisa menyebabkan api," lanjut dia.

Baca juga: Mobil Bekas Daihatsu Ternyata Banyak Dicari Selama Pandemi

modifikasi lampu motorKompas.com/Fathan Radityasani modifikasi lampu motor

Tanggapan serupa datang dari Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi, pada kesempatan terpisah. Menurut dia, jika tidak terlalu perlukan sebaiknya prilaku modifikasi jangan dilakukan.

"Belum lagi hal ini akan menghanguskan garansi. Sebenarnya, desainer itu sudah memperhitungkan berbagai aspek sebelum memasarkan suatu produk kendaraan, termasuk pencahayaan," ujar dia.

Terkait dampak modifikasi lampu-lampu ialah beragam. Namun yang paling sering terjadi menurut Didi adalah aki soak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X