Sopir Wajib Informasikan Fitur Keselamatan kepada Penumpang

Kompas.com - 14/01/2021, 11:02 WIB
Kecelakaan yang melibatkan mobil dengan nomor polisi B-1940-NOB dan sepeda motor terjadi di simpang empat traffic light Jalan Kesehatan, Gambir, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/1/2021).   Kecelakaan itu terjadi duduga karena pengemudi mobil jenis Mazda bernama Elisia (28) menerobos lampu merah. Dokumentasi Satlantas Polres Jakarta PusatKecelakaan yang melibatkan mobil dengan nomor polisi B-1940-NOB dan sepeda motor terjadi di simpang empat traffic light Jalan Kesehatan, Gambir, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/1/2021). Kecelakaan itu terjadi duduga karena pengemudi mobil jenis Mazda bernama Elisia (28) menerobos lampu merah.

JAKARTA, KOMPAS.comKecelakaan saat mengemudikan mobil bisa terjadi kapan saja tanpa diduga. Begitu terjadi kecelakaan, risiko mengalami cedera cukup besar, bahkan bisa sampai fatal atau kehilangan nyawa.

Sebenarnya ada satu hal yang bisa dilakukan oleh pengemudi untuk mengurangi risiko cedera saat terlibat kecelakaan, yaitu melakukan safety induction atau memberi informasi seputar keselamatan saat di jalan raya.

Safety induction di sini artinya pengemudi memberikan informasi seputar keselamatan seperti memastikan semua penumpang memakai sabuk pengaman, letak alat pemadam api ringan (APAR) dan kotak P3K.

Baca juga: PSBB Jawa-Bali, Penumpang Bus AKAP Langsung Drop

Sebuah mobil terbakar di kawasan Ceger, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2020)Walda Marison Sebuah mobil terbakar di kawasan Ceger, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2020)

“Induction di sini adalah sebuah informasi tentang pentingnya keselamatan yang diberikan kepada penumpang yang baru pertama kali naik kendaraan tersebut,” ucap Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana kepada Kompas.com, belum lama ini.

Tujuannya yaitu, jika kendaraan mengalami kecelakaan, penumpang bisa tahu di mana posisi alat darurat yang ada di mobil. Dengan begitu, penumpang turut serta membantu dalam kondisi darurat.

“Induction ini dilakukan oleh pengemudi sebelum mobil berjalan. Memberitahunya juga tidak perlu lama-lama, kurang lebih satu menit,” kata Sony.

Baca juga: Dipasang APAR, Harga Kijang Innova Naik Rp 2 Jutaan

Misalnya pengemudi mengingatkan semua penumpang untuk memakai sabuk pengaman, biasakan jangan mulai jalan sebelum semua penumpang mengenakan seat belt. Karena sabuk pengaman penting untuk semua penumpang.

Penumpang yang duduk dibelakang juga harus memakai sabuk pengaman. Bisa saja jika terjadi tabrak belakang, penumpang malah terlempar ke depan karena tidak mengenakan sabuk pengaman,” kata dia.

Selain mengingatkan untuk memakai sabuk pengaman, lokasi APAR dan P3K, pengemudi bisa menginformasikan rute perjalanan, apa boleh merokok atau tidak. Jadi tidak hanya perhal safety, sisi healthy nya juga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X